Artikel Pendidikan Bermanfaat

3/20/2017

Bahan Ceramah Rhamadhan Tentang Kerugian Dibulan Rhamadhan

Bahan Ceramah Rhamadhan Tentang Kerugian Dibulan Rhamadhan


Berikut kita akan membahas mengenai kerugian apa saja yang akan dialami seorang umat islam dibulan suci Rhamadhan yang dimana kerugian tersebut bisa jadi kitapun ikut mengalaminya, sobat muslim yang seiman dan insyaAllah dirahmati Allah adapun beberapa kerugian tersebut adalah sebgai berkut.

1. Tidak berpuasa dan tidak melaksanakan ibadah dengan maksimal

Perintah untuk melaksanakan puasa dibulan suci Rhamadhan bagi setiap orang yang beriman sudah sangat jelas ditegaskan didalam Surah Al-Baqarah Ayat 183, hanya saja masih kita sayangkan masih banyak saudara kita sesamam umat muslim yang mengaku beriman sehat serta tidak sedang ada halangan namun masih juga tidak menjalankan Puasa, padahal jika kita melihat pada Rukun Islam , maka seseorang belum bisa dikatakan beragama islam jika belum bersyahadat, menegakkan shalat dan mengerjakan puasa, semantara zakat dan ibadah haji hanya diwajibkan ketika kita mampu saja. 

Selain dari pada itu, diantara kita mungkin masih ada pula yang belum melakukan ibadah-ibadah lainnya secara serius atau maksimal dalam prosese pelaksaannya, syukur kalau dilaksanakan, berpuasa sekedar berpuasa saja meski kita ketahui bahwa bulan rhamadhan menyimpan banyak hal yang dapat menjadikan setiap ibadah yang dilakukan mendapat ganjaran yang berlipat ganda dari Allah, ibadah yang sifatnya sunnah disetarakan pahalanya dengan yang wajib dan yang wajib dilipat gandakan pahalanya hingga tak terhingga.

“ Barang siapa yang melakukan atau melaksanakan kebaikan (ibadah sunnah) dibulan suci rhamadhan pahalanya seperti melakukan ibadah wajib dibanding bulan yang lainnya, dan barang siapa melakukan kewajiban didalamnya, maka pahalanya seperti melakukan 70 kewajiban disbanding bulan lainnya “ ( HR Ibnu Huzaimah ).

“ Setiap amalan kebaikan anak adam akan dilipat gandakan menjadi 10 hingga 700 kali dari kebaikan yang semilsal, Allah SWT berfirman yang artinya : “ Kecuali puasa , Amalan tersebut untuk-ku dan aku sendiri yang akan membalasnya karena dia telah meninggalkan syahwat dan makanannya demi aku “ ( HR Muslim ). 

2. Puasa hanya mendapatkan haus dan lapar.

Pada satu sisi, bulan suci rhamadhan menawarkan pahala yang tak terhingga , namun disisi lain banyak diantara kita yang berpuasa namun tidak mendapatkan apa-apa kecuali haus dan lapar saja, sebagaimana hadist riwayat Ath-Tabrani  yang mengatakan : 

“ Betapa banyak yang berpuasa namun tidak mendapatkan dari puasanya tersebut kecuali rasa lapar dan dahaga “ ( HR Ath Tabrani ). 

Dan juga ada beberapa hal yang bisa menyebabkan hilangnya pahala puasa kita Antara lain adalah sebagai berikut : 

- Berdusta / berbohong
- Memfitnah
- Mengadu domba
- Melakukan sumpah palsu
- Dan melihat Aurat lawan jenis dengan syahwatnya.

Orang-orang yang melakukan hal tersebut diatas puasanya memang masih tetap sah namun sayangnya tidak ada nilainya atau tidak mendapatkan ganjaran pahala atas puasa yang dilakukannya. 

3. Tidak Mengikuti ibadah tarawih hingga selesai.

Terkadang , bahkan hingga sampai saat ini masih sering kita temui saudara-saudara kita yang meninggalkan shalat tarawih sebelum melakukan shalat witir terlebih dahulu, padahal Rasulullah SAW telah menjanjikan satu keutamaan bagi mereka yang melaksanakan tarawih hingga selesai, didalam sabdanya beliau berkata : 

“ orang yang shalat tarawih mengikuti imam sampai selesai, ditulis baginya pahala shalat semalam suntuk “ ( HR Tarmidzi, Ibnu Majah dan Ahmad ).

Maka dari itu marilah kita bersama-sama untuk mencoba merubah kebiasaan kita yang dahulu untuk menjemput rhamadhan selanjudnya dengan penuh tanggung jawab sebagai muslim yang taat dan takut kepada Allah SWT. 
Bahan Ceramah Rhamadhan (1) Tentang Kerugian Dibulan Rhamadhan
Bahan Ceramah Rhamadhan (1) Tentang Kerugian Dibulan Rhamadhan

4. Tidak Menjaga Shalatnya.

Seperti yang kita semua ketahui bahwa Ibadah Shalat adalah tiangnya Agama dan merupakan salah satu ibadah wajib yang terpenting bagi umat islam, shalat adalah amalan yang dikemudian hari akan menjadi amalan yang pertamakali dipertanyakan oleh Allah kepada segenap muslim pada hari kiamat nanti, sebagai mana dijelaskan didalam Hadist Riwayat Tarmidzi yang berbunyi : 

“ Sesunghnya pertama kali dihisab dari segenap amalan seseorang hamba dihari kiamat kelak adalah shalatnya, bila sahalatnya baik baka beruntunglah ia dan bilamana shalatnya rusak, sesunghnya kerugian menimpanya “ ( HR Tarmidzi ).

Selain daripada itu , dianjurkan kepada setiap kaum laki-laki untuk mengerjakan sahalat dimasjid-masjid agar tidak tergolong kedalam golongan orang-orang yang munafik, sebagaimana Hadist riwayat berikut ini yang berbunyi : 

“ Sesungghnya tiada yang dirasa berat oleh seorang munafik, kecuali melaksanakan shalat isya dan shalat subuh dimasjid “ ( HR Bukhari dan Muslim ).

Meski yang disebutkan diatas hanyalah shalat isya dan subub namun sebagai umat yang beriman dan taat maka kita tidaklah boleh meremehkan sahalat yang lainnya sebab jika kita maati saat ini justru shalat diwaktu ashar lah yang paling sedikit jamaahnya, dan kemudian kepada orang-orang munafik tersebut diancam oleh Allah dengan Neraka Jahannam.

Allah SWT Berfirman : 

“ Sesungguhnya Allah akan mengumpulkan orang-orang munafik dan orang-orang kafir didalam jahannam “ ( QS AN-Nisaa’ : 140 ).

5. Malas Baca Al-Qur’an.

Membaca Al-Qur’an merupakan salah satu hal yang sangat dianjurkan pada bulan rhamadhan, bahkan meski itu bukan pada bulan rhamadhan atau bulan lainnya, Rasulullah SAW Bersabda : 

“ Barang saiapa yang membaca satu huruf didalam Al-Qur’an maka baginya satu kebaikan dan satu kebaikan itu dilipatgandakan dengan sepuluh ( pahala ). Aku tidak mengatakan Alif Lam Mim adalah satu huruf akan tetapi ALif satu huruf, Lam satu huruf, dan Mim satu huruf “ ( HR Tarmidzi ). 

Dari sabda rasulullah tersebut maka kita bisa mengatakan bahwa begitu besar ganjaran ( Pahala ) yang akan kita dapatkan jika kita rajin membaca AL-Qur’an , Terutama lagi pada bulan Suci Rhamadhan dimana ganjaran ( Pahala ) yang didapatkan akan dilipatgandakan hingga tak terhingga nilainya. Dan oleh sebab itulah kembali saya mengajak sahabat muslim sekalian untuk senantiasa melakukan tadarusan atau minimal Membaca AL-Qur’an sendiri dirumah kalaupun mampu usahakan khatam Bacaan Al-Qur’annya satu kali selama satu bulan penuh dan berharap semoga Allah SWT menerima amalan yang telah kita perbuat. Aammiinn…

6. Puasa Sekarang lebih Buruk dari tahun sebelumnya.

Sahabat muslim sekalian, dimanapun itu, yang namanya berdagang pastilah tidak ada diantra kita yang mengharapkan kerugian, setiap hari, minggu, bulan bahkan tahun, ketika berdagang maka pasti kita mengharapkan ada peningkatan didalam proses perdagangan kita, ini hanyalah sekedar ilustrasi kecil mengenai suatu kerugian, lalu apa kaitannya denga puasa rhamadhan ? 

Perlu kita ketahui bersama bahwa jikalau puasa kita pada hari ini jauh lebih buruk dibandingkan dengan tahun kemarin maka itulah yang namanya dengan kerugian sebab bukannya untung banyak malah jadi bunting, ibadah kita mengalami penurunan, maka itulah kerugian, pahala berkurang, itulah kerugian, dan sebaliknya dalah mereka yang beruntung adalah orang yang hari ini lebih baik dari hari yang kemarin. 

Maka dari itu semua, sudah sepantasnyalah kita semua dan termasuk saya sendiri selaku pribadi agar senantiasa mengintrosfeksi diri dengan mengingat kembali apakh kita sudah lebih baik badahnya atau judtru sebaliknya yang terjadi sebab pada dasarnya dimanapun itu ketika kita ingin untung pastilah harus ada perubahan didalam pola usaha kita untuk mengubah keadaan, sebab sebaik-baik manusia adalah meraka yang berimandan bertakwa serta senantiasa memperbaiki diri untuk lebih baik dari hari kemarin. 

Sekian ulsan singakat diatas, Terimakasih dan semoga bermanfaat.

Bahan Ceramah Rhamadhan Tentang Kerugian Dibulan Rhamadhan Rating: 4.5 Diposkan Oleh: edho kasiilmu

0 komentar:

Posting Komentar