Tips Malam Pertama dan Hukum Mencampur Pakaian Yang Bernajis Dalam Islam

Tempat Berbagi Dalam Berbagai Ilmu Pengetahuan

Tips Malam Pertama dan Hukum Mencampur Pakaian Yang Bernajis Dalam Islam

Tips Malam Pertama dan Hukum Mencampur Pakaian Yang Bernajis Dalam Islam. 

1. Tips Malam Pertama

Salam Sobat Islam sekalian, seperti yang telah kita ketahui bahwasanya didalam islam tu tidak ada atau tidak mengenal istilah Pacaran, pendekatan-pendekatan yang dilakukan adalah dengan cara Khitbah yang melalui atau melibatkan orang ketiga. Selain bertujuan untuk menjaga kehormatan, disinilah pula terletak indahnya Islam, dimana kontak fisik dan saat saat intim hanya diperbolehkan ketika telah terjalin ikatan yang suci dengan mengatasnamakan Allah. 

Berikut ini kita akan mempelajari bersama adab berhubungan suami istri ketika malam pertama setelah menikah didalam Islam : 

1. Membari salam kepada istri ketika masuk kamar.

Sebelum melakukan prosesi malam pertama disunnahkan bagi kaum laki-laki untuk member salam terlebih dahulu ketika memasuki kamar pengantin. Hal ini bertujuan untuk menenangkan hati dan pikiran mempelai wanita sekaligus untuk menghlangkan rasa was-was serta segan didalam hatinya. Disamping itu pula bertujuan untuk lebih mengakrabkan diri dan lebih merasa mesra. Sebagaimana Hadist berikut yang berbunyi : “ Dari Ummu Salamah beliau berkata bahwa Rasulullah SAW menikahinya dan beliau hendak menggaulinya, beliau mengucapkan salam terlebih dahulu “ ( HR Abu Syaikh , Sanad Hasan ). 

2. Mengecup kening ( jidat ) istri anda lalu mendoakan kebaikan terhadapnya.

Sebagaimana hadist berikut yang isisnya : “ apabila salah seorang diantara kalian menikahi seorang 
wanita atau membeli seorang pembantu ( Hamba ), peganglah terlebih dahulu keningnya, sebutlah nama Allah dan berdoalah untuk keberkahan seraya ucapkan doa berikut ini : “ Allahumma innii asaluka min khairiha wa khairi ma jabaltuha alaih, wa audzubika min syarriha wa syarri ma fihaa wa syarri ma jabaltuka alaih. Yang artinya : ( ya Allah sesungghnya aku berlindung kepadamu kebaikannya ( istri ) dan kebaikan apa yang saya ambil dari padanya, serta aku berlindung kepadamu dari kejahatannya dan kejahatan apa yang ada didalmnya juga dari kejahatan dari apa yang aku ambil dari padanya “ ( HR Abu Daud, Nisai Dan Ibn Majah ).

Tips Malam Pertama, Memanjakan suami  dan Hukum Mencampur Pakaian Yang Bernajis dalam Islam.
Tips Malam Pertama dan Hukum Mencampur Pakaian Yang Bernajis Dalam Islam. 
3. Melaksanakn Shalat Sunnah 2 rakaat 

Shalat sunnah untuk pengantin dimalam pertama ini disunnahkan sebagaimana hadist berikut yang berbunyi : “ Dari Abu Said mantan Budak Abu Usaid, beliau berkata : “ Saya menikah ketika masih menjadi hamba sahaya, lalu saya mengundang sekelompok sahabat Rasulullah Saw diantaranya ada Ibnu Mas’ud dan Abu Dzar juga Hudzaifah, Abu Said berkata : “ Lalu dibacakan ikamah untuk shalat. Abu Dzar kemudian berangkat untuk maju ke depan, para sahabat lainnya kemudian berkata : “ Kamu Juga Ikut “. Abu Said berkata : “ apakah Harus Demikian ? “ mereka menjawab : “ Ya “ aku lalu maju ke depan sedangkan saya saat itu masih seorang budak belian. Mereka mengajariku dan berkata : “ apa bila kamu hendak menggauli istri kamu ( baru pengantin ) shalatlah terlebih dahulu 2 rakaat, kemudian berdoalah kepada Allah untuk kebaikan apa yang telah kamu gauli, juga berlindunglah kepada Allah dari kejahatannya dan kejahatan dari kamu , juga dari keluargamu “ ( HR Ibn Abi Syaibah dan Sanad Sahih ). 

4. Memakai mewangian dan pengharum mulut. 

Hal ini didasarkan pada hadist berikut : “ dari Syuraih bin Hani, beliau berkata : “ saya pernah bertanya kepada st Aisya r.a, dengan apa Rasulullah SAW memulai sebelum beliau menggauli istri-istrinya ? Aisyah Menjawab : “ dengan siwak ( pembersih mulut dan gigi )” ( HR Muslim ).

5. Berdoa dengan Menyebut nama Allah serta membaca doa untuk Berjima’. 

Rasulullah SAW Bersabda : “ apabila seseorang membaca doa berikut ini sebalum mnggauli istrinya “ Bismillah Allahumma jannibnis syaitan wa jannibis syaitan ma razaqtana , yang artinya : “ dengan menyebut nama Allah , ya Allah , jauhkanlah setan dari saya , dan jauhkanlah ia dari apa yang akan engkau rizkikan kepada kami ( anak keturunan ), kemudian dari hubungan tersebut ditakdirkan menghasilkan seorang anak , maka ia tidak akan diganggu oleh setan selamanya “ ( HR Bukhari dan Muslim ). 

2. Tips Memanjakan Suami. 

Sebahgai pasangan yang sudah halal secara agama, seharusnya sebagai istri yang cerdas harus punya banyak cara agar suami betah di rumah atau selalu ingin segera pulang jika ada diluar rumah, masa mau kalah dengan pemuda pemudi yang lagi menggejolak asmaranya, kadang resah dan gelisah karena suami hanya sibuk dengan dunianya, dan dari hal itu terkadang istri berfikiran bahwa sang suami lebih mencintai pekerjaannya dari pada dirinya atau keluarganya. Lalu bagaimanakah caranya memanjakan suami ? berikut ini penjelasannya : 

Jika anda cinta suami anda maka buktikanlah dengan ketulusan sebab tidak aka nada suami yang tidak mencintai istrinya yang benar-benar tulus terhadapnya, suami mana yang tidak semakin cinta kepada istri yang taat dan penyayang terhadap suaminya, buatlah ia merasa bahwa ketika berama istri merupakan momen indah yang tidak akan mau ia lewatkan.

Jangan sepelekan hal-hal kecil dan hindari hal-hal kecil yang bisa berakibat fatal, misalnya komunikasi, membangun komunikasi yang baik dengan suami akan mampu mempererat hubungan anda terhadap suami anda. Sesekali jangan mencoba memposiskan diri anda sebagai istri, tetapi jadilah sahabat untuk suami anda, jadilah tempat yang menjadi pereda amarah suami, sehingga suami mampu dan mau mencurahkan isi hatinya dan masalah yang ada jika memang ada masalah didalam perasaannya.

Jadi ingatlah bahwa hubungan badan saja tidak cukup dan bukan itulah yang segalanya jika memang ingin sumai anda merasa selalu nyaman disisi anda, meski berhubungan badan sudah menjadi kebutuhan masing-masing tetapi hal seperti itu jangan sampai terabaikan sebab jika itu terjadi insyaALlah keharmonisan didalam rumah tangga anda akan selalu terjalin dan bahagia. 

3. Hukum Mencampur Pakaian Yang bernajis dengan pakain yang bersih.

Maksud atau inti dari kata mencuci adalah menghilangkan zat yang sifatnya Najis atau kotoran najis pada  benda atau pakain yang bersih atau suci, membersihkan najis dipakaian , berarti menghilangkan najis dipakaian, ketika najis itu dalam berntuk cairan, bisa dihilangkan dengan cara disiram, kemudian disana ada pertimbangan, ketika pakaian yang najis dicampur dengan air dan pakaian yang suci , bisa dipastikan najis itu akan mencemari yang lainnya. 

Oleh karena itu, idealnya sebelum pakain yang najis ini di cuci bersama pakaian yang lain, sebaiknya pakain ini dibilas terlebih dahulu untuk menghilangkan najisnya, barulah kemusian dimasukkan kedalam mesin cuci, muncul satu pertanyaan lain, bahwa bagaimana jika langsung dicampurkan dengan pakain lain ? maka pakaian yang bersih dari najis berubah menjadi najis pula dan disana aka nada dua kemungkinan yaitu : 

1. jika airnya sedikit maka akan mengakibatkan kontaminasi najis dan dapat menghasilkan bau terhadap pakain yang lainnya.

2. Jika iarnya banyak, bisa membuat semua najis hilang dan tidak menempel pada pakaian yang bersih atau suci.

Imam Ibnu Baz menyatakan bahwa : “ apabila pakain dicuci dengan cara dicampur ( yang najis ) dengan menggunakan air yang banyak, sehingga bisa menghilangkan semua bekas najis, dan tidak mengalami kontaminasi najis maka semua pakain dianggap suci. Berdasarkan sabda Rasulullah SAW yang berbunyi : “ sesungguhnya air itu suci, dan dan tidak bisa berubah menjadi najis karena benda lain “ ( HR Ahmad, Abu Daud,Nasai, Tarmidzi dan sanad sahih ). 

Selanjudnya beliau Rasulullah SAW mengingatkan bahwa : “ dan wajib bagi yang bersuci, hendaknya berusaha menggunakan iar yang cukup, untuk mencuci dan membersihkan semuanya, jika anda bisa memilah antara pakaina suci dan pakaian najis, maka yang lebih hati-hati, anda cuci pakain najis disendirikan, dengan iar yang cukup, sampai zat najisnya hilang, sehingga air untuk mencuci tetap suci, tidak berubah dengan najis “ 

Semoga apa yang kita pelajari diatas bernilai ibadah di sisi Allah SWT dan dapat di implementasikan di kehidupan kita sehari-hari. Aamminnn.. 

Terimakash semoga bermanfaat 

Advertisement 2

Tips Malam Pertama dan Hukum Mencampur Pakaian Yang Bernajis Dalam Islam Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Edhokasilmu

0 comments:

Post a Comment