Artikel Pendidikan Bermanfaat

4/27/2017

Pengertian, Teknik Vocal dan Pernafasan dalam Bernyanyi Unisono

Pengertian, Teknik Vocal dan Pernafasan dalam Bernyanyi Unisono


Bagaimanakah teknik barnyanyi secara unison? Bagaimanakah teknik vocal dalam bernyanyi secara unison ? apakah pengertian daripada bernyanyi secara unison ? berikut adalah ulasan singkat tentang beberapa pertanyaan yang ada diatas berikut yang akan kita bahas secara terperindi satu-persatu, adapun ulsannya adalah sebagai berikut :

Sudah kita sama-sama ketahui bahwa warisan budaya Indonesia itu beraneka ragam, salah satu dari budaya tersebut adalah berbagai macam jenis lagu-lagu daerah yang ada diseluruh Nusantara. Warisan budaya Indonesia yang diakui oleh UNESCO dan dikelompokkan menjadi, warisan alam, cagar alam atau situs , dan karya tak benda. Warisan budaya yang telah diakui antara lain Taman nasional Ujung kulon di banten, tman nasional Komodo di nusa tenggara timur, taman nasional leuser di aceh, candi Borobudur dan prambanan, situs manusia purba disangiran, wayang kulit, keris , batik, angklung, subak dibali, noken dari papua dan tari saman dari aceh.

1. Bernyanyi secara unisono

Pengertian daripada bernyanyi unison adalah bernyanyi satu suara seperti menyanyikan melodi suatu lagu. Partitur lagu bernyanyi unisono hanya melodi saja. Lagu daerah yang merupakan warisan budaya dapat dinyanyikan secara unison.


Pada acra-acara pertelevisian, sering kita melihat atau menyaksikan bagaimana komentar-komentar seorang juri kepada seorang peserta lomba bernyanyi. Istilah-istilah teknik vocal sering pula kita dengan dari para juri yang menilai penampilan seorang peserta lomba bernyanyi. Istilah-istilah itu antara lain adalah sebagai berikut : 

- Teknik pengucapan ( Artikulasi )
- Teknik sikap dalam bernyanyi ( Phrasering )
- Teknik memainkan Nada tinggi dan rendah ( Intonasi )

A. Artikulasi adalah cara pengucapan kata demi kata yang baik dan benar dalam bernyanyi

B. Phrasering adalah aturan pemenggalan kalimat yang baik dan benar sehingga mudah dimengerti dan sesuai dengan kaidah-kaidah bernyanyi yang berlaku

C. Intonasi adalah tinggi rendahnya suatu nada dalam bernyanyi yang harus dijangkau dengan tepat atau benar atau tidak fals dalam menyanyikannya.

3. Teknik Pernapasan

Pernapasan dalam seni vocal memiliki teknik tersendiri yang terbagi menjadi beberapa bagian utama dalam bernyanyi, teknik pernapasan dikelompokkan menjadi tiga bagian yaitu :


Teknik Vocal dan Teknik Pernafasan dalam Bernyanyi Unisono
Teknik Vocal dan Teknik Pernafasan dalam Bernyanyi Unisono
a. Pernapasan Dada

Pendek dan tidak cocok digunakan dalam seni vocal. Pada pernapasan dada, bagian tubuh yang mengembang adalah dada, jenis pernapasan ini biasanya dilakukan untuk menghasilkan nada-nada rendah, namun kelemahannya adalah si penyanyi akan mudah atau cepat kehabisan nafas maka dari itu teknik ini kurang baik dalam bernyanyi.

b. Pernapasan Perut

Teknik ini dilakukan dengan cara membuat perut berongga besar sehingga udara luar dapat masuk, cara ini kurang efektif sebab udara dengan cepat dapat keluar sehingga dpat membaut paru-paru menjadi lemah dan cepat letih. Pada pernapasan perut maka bagian yang mengembang adalah perut dan jenis pernapasan ini dapat menghasilkan suara yang sangat keras namun tidak begitu baik digunakan dalam bernyanyi apa lagi untuk mengikuti kompetisi bernyanyi.

c. Pernapasan Diafraqma

Teknik ini paling baik dan cocok untuk digunakan dalam bernyanyi sebab pada saat diafraqma menegang atau lurus maka rongga dada dan rongga perut menjadi longgar, volume menjadi bertambah dan hal tersebut dpat membuat tekanan berkurang sehingga udara dari luar dapat masuk kedalam paru-paru dan napas yang dikeluarkan dapat diatur secara sadar oleh diafraqma dan otot-otot bagian samping kri. Kenapa dikatakan paling cocok sebab teknik pernapasan ini dapat mengambil napas sebanyak-banyaknya dan mengeluarkannya secara perlahan dan teratur. Teknik ini dapat memungkinkan seorang penyanyi untuk menghasilkan suara yang murni dengan nafas yang panjang.

Adapun berlatih vocal dapat dilakukan sembari bernyanyi yaitu dengan melakukan eksplorasi lagu model dengan kata lain lagu yang sudah dikenal dan digunakan untuk mengenal konsep elemen music . lagu model tersebut dinyanyikan dengan mengubah nada dasar secara berturut-turut naik dan turun.

Demikian penjelasan singkat tentang teknik, ragam dan pengertian dari bernyanyi ini semoga bermanfaat untuk semuanya dan semoga semakin menambah pengetahuan serta referensinya dalam belajar. 

Terikasih semoga bermanfaat 
Sumber : KEMENDIKBUD  

Advertisement by Google 2

Pengertian, Teknik Vocal dan Pernafasan dalam Bernyanyi Unisono Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Edhokasilmu