Tempat Berbagi dan Berbagai Pembelajaran

3 Mei 2017

Sejarah Singkat Negara Oman Sebagai Negara Monarki

Sejarah Singkat Negara Oman Sebagai Negara Monarki


Oman ( Sultan Uman, Kesultanan Oman ). Sebuah Negara monarki disebelah tenggara semenanjung Arabia; berbatasan dengan dengan Arab Saudi ( Barat ), Uni Emirat Arab ( barat laut ) , Yaman ( barat daya ), laut Arab ( timur dan Selatan ), dan Teluk Oman ( utara ) . luas : 300.000 persegi . penduduk : 1.468.000 ( 1990 ) . kepadatan peduduk : 5/km persegi. Ibu kota : Muskat. Agama : Islam ( 86 % ). Bahasa : Arab ( resmi ) . Satuan mata Uang : Riyal.

Dengan jarak utara –selatan 805 km. timur barat 644 km. dan garis pantai sekitar 1.700 km, oman merupakan Negara ketiga terluas disemenanjung Arabia . wilayahnya terletak antara daerah kosong gurun pasir luas Rub al-Khali ( arab Saudi ) dan teluk oman serta laut arab . umumnya tanahnya berbatu-batu dan berpasir, tetapi mengandung minyak sebagai sumber pendapatan terbesar Negara itu.

Wilayah Oman terdiri dari : daratan pantai yang luasnya sepanjang 240 km di bagian utara ( disebut al-Batani ), merupakan daerah padat penduduk dan daerah pertanian, yang memiliki sejumlah kota pelabulan seperti suhar, al-khabura,suwayq, masna’a, birka dan sib; daerah hajar asy-Syarqi dibagian tengah , merupakan bagian pertama yang didiami pada masa silam dan asal peradaban orang-orang Oman, termasuk rangkaian pegunungan al-hjar yang membentuk garis parallel menembus kepantai dan menghubungkan laut bagian timur muskat dan daerah Ras al-Hadd, pegunungan yang mencapai ketinggian 3000 meter pada jabal al-akhdar; daerah ghadaf di timur dengan kota-kota Rustaq, awabi , Iffi dan Nakhl; daerah Dhofar di selatan, merupakan suatu dataran pantai yang sempit dengan tiga kota , Raysut, salala, dan mirbat; daerah ibu kota; pulau masirah; dan hajar al-garbi dengan kota-kota dhank, Yanqul, Ibri, Jawf, Niswa, bahla, izki dan Manah.

Oman dan Sejarah Singkatnya Sebagai Negara Monarki
Oman dan Sejarah Singkatnya Sebagai Negara Monarki
 Oman yang beriklim gurun umumnya panas dan kering, bahkan merupakan salah satu Negara terpanas didunia, dengan temperature antara 18-34 derajat cecius. Pada musim panas bisa mencapai 54 derajat Celsius . curah hujan rata-rata hanya 76-102 mm/yahun, didaerah pegunungan 28-200 mm.
Penduduk Oman terdiri dari berbagai etnis, dengan mayoritas Arab ( 77 % ) yang dapat dibedakan atas berbagai suku. Kelompok lain sebagai minoritas antara lain india , Pakistan ( Balukhistan ), Persia dan afrika. Sekitar 90 % hidup dipedesaan, diantaranya sebagian masih mempertahankan hidup nomadic. Agama utamam Islam dengan penganut 86 %, terdiri dari pengikut golongan al-ibadiyyah ( salah satu cabang Khawarij, aliran islam radikal dari masa permulaan islam ), serta muslim sunni dan syiah sebagai minoritas. Sisanya hindu dan lain-lain. Tingkat pendidikan masih rendah ( 60 % buta huruf tahun 1979 ). Pemerintah telah meningkatkan jumlah sekolah dari 3 SD pada tahun 1970 manjadi 367 SD ( 6 Tahun ), 311 sekolah menengah ( 6 Tahun ), 23 sekolah kejuruan dan keguruan, ada satu perguruan tinggi ( Sultan Qaboos University, sejak 1986 ) di bidang teknis, sains, pertanian dan pendidikan islam. Bahasa resmi arab, tetapi bahasa inggris digunakan juga di pemerintahan dan bisnis serta diajarkan di sekolah. Pemerintah juga meningkatkan kesehatan penduduk dengan 15 rumah sakit, 21 pusat kesehatan, 55 klinik, 11 tim medic keliling, 300 klinik swasta, 74 apotik, 664 dokter pemerintah dan 285 dokter swasta.

Oman adalah Negara monarki , yang terdiri dari 41 wilayah ( propinsi ) . kepala Negara dan pemimpin pemerintahan adalah Sultan, yang juga bertindak sebagai menteri luar negeri dan pertahanan, serta mengetuai dewan pembangunan nasional dan kabinet yang beranggotakan 25 orang yang di angkat oleh sultan. Oman tidak memiliki konstitusi , dewan legislative, dan partai politik. System hukumnya didasarkan pada syariat ( hukum islam ). Para hakim juga diangkat oleh sultan. Setiap wilayah dipimpin oleh wali ( gubernur ) yang diangkat oleh sultan.sultan sekarang ( sejak 1970 ) adalah Qaboos bin Sa’id bin  Taimur yang membawa negaranya kepada kemajuan, terutama dibidang pembagunan sector ekonomi, perdagangan, pendidikan, kesehatan, dan konstruksi.

Ekonomi Oman mengandalkan ekspor minyak. Tetapi sekitar seperempat penduduknya masih tergantung pada pekerjaan tradisional, seperti pertanian dan menangkap ikan ( terutama sarden )di teluk oman dan laut arab. Hasil utama pertanian adalah alfalfa, pisang , kelapa, kurma, limau, bawang buah delima, tembakau, tomat dan gandum. Industry mencakup pengelolaan ikan sarden dan hiu serta minyak ikan, penyulingan minyak, dan bahan bangunan. Pertambangan menghasilkan minyak bumi, gas alam, tembaga, dan besi. Pendapatan perkapita US$ 6.300.

Dibidang transportasi dan komunikasi Oman memiliki sekitar 4.150 km jalan beraspal, sejumlah pelabuhan dengan pelabuhan kapal berbobot mati diatas 100 ton, 6 bandara dengan jadwal yang teratur. Terdapat dua buah stasion radio bahasa arab dan bahasa inggris dan dua buah stasion televise di ibukota dan di salala. Media cetak terdiri dari Oman ( harian dalam bahasa arab ) , oman daily observer ( harian bahasa inggris ), al-watan ( mingguan barbahasa arab ), Times of Oman ( mingguan berbahasa inggris ), Akhbar oman ( Mingguan berbahasa inggris ), al-aqidah ( mingguan berbahasa arab ), an-nahda dan al-usra ( empat bulanan bahasa arab, dan tijarad oman ( kwartalan bahasa arab ).
Itulah sekilas tentang Negara oman  sebagai Negara monarki yang memiliki nilai sejarahnya sendiri dalam membangun wilayahnya dengan metode kesultanan yang berdasarkan pada syariat islam sebagai hukumnya.

Terimaksih Semoga bermanfaat 
Sumber : Ensiklopedi islam   

Advertisement by Google 2

Sejarah Singkat Negara Oman Sebagai Negara Monarki Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Edhokasilmu

0 komentar:

Posting Komentar