Tempat Berbagi Dalam Berbagai Ilmu Pengetahuan

Jenis, Ciri dan Kelompok Hewan tidak Bertulang Belakang dan Mahluk Mikroskopis

Jenis, Ciri dan Kelompok Hewan tidak Bertulang Belakang dan Mahluk Mikroskopis


Sahabat pendidikan sekalian, berikut ini adalah artikel singkat tentang mahluk hidup tidak bertulang belakang dan mahluk mikroskopis yang semoga dapat bermanfaat untuk anda dan berikut ulasannya :

1. Hewan yang Tidak Bertulang Belakang (Avertebrata)

Hewan tidak bertulang belakang ini dikelompokkan menjadi delapan (8) kelompok yaitu (porifera) hewan berpori, (Coelenterate) hewan berongga, (Platyheminthes) cacing pipih, (Nemathelminthes) Cacing gilig, (Annelida) Cacing berbuku-buku, (mollusca) Hewan Lunak, (Arthropoda) Hewan dengan kaki beruas-ruas, dan ( Echinodermata) hewan berkulit duri. 

6 Jenis, Ciri dan Kelompok Hewan tidak Bertulang Belakang dan Mahluk Mikroskopis
Avertebrata
a. Porifera

Adalah hewan yang memiliki pori-pori dan bertubuh seperti spons. Habitatnya diperairan, dan juga memiliki warna tubuh yang beragam seperti merah, hjau , kuning dan lainnya. Contoh hewan ini adalah sebagai berikut : Spongilla, Euspongila, Poterion, dan Scypha.

b. Coelenterata

Adalah hewan berongga yang mempunyai tentakel untuk menangkap mangsanya, pada permukaan tentakelnya terdapat zat beracun yang digunakan untuk menyengat mangsa. Ukuran atau bentuk tubuhnyapun beragam, ada yang berbentuk polip yang menempel pada tempat hidupnya, ada pula yang berbentuk medusa yang bergerak aktif melayang-layang di air sepeti paying. Contoh hewan ini adalah : Ubur-ubur, Bunga karang, Obelia, Hydra,dan Anemon.

c.Vermes (cacing)

Adalah hewan yang memiliki tubuh yang lunak, tidak memiliki cangkang dan tubuhnya simestris bilateral. Berdasarkan bentuk tubuhnya, ada tiga kelompok, yaitu cacing pipih (platyhelminthes) contohnya cacing hati dan cacing pita, cacing gilik (Nemathelminthes) tubuhnya bulat panjang dan tidak bersegmen, contohnya cacing perut, cacing kremi, dan cacing tambang; cacing gelang (Annelida) tubunya beruas-ruas seperti cincin, contohnya cacing tanah,lintah, dan pacet.

d. Mullusca 

Adalah hewan yang bertubuh lunak, memiliki banyak lendir dan terbungkus oleh mantel. Ada yang memiliki cangkang yang berguna untuk melindungi tubuh. Habitatnya didarat dan juga di air. Contoh hewan ini adalah cumi-cumi, gurita, siput, kerang, tiram dan remis. 

e. Arthropoda

Adalah hewan berbuku-buku, tubunya dibedakan atas kepala, dada dan perut. Tubunya terbungkus oleh zat  kitin yang keras, memiliki alat indra yang peka terhadap sentuhan dan bau-bauan, memiliki mata faset, yaitu mata majemuk yang terdiri dari ratusan atau ribuan mata kecil berbentuk segi enam. Arthropoda ada 4 kelas, yaitu insect (serangga) contohnya belalang, lebah,kumbang; Crustacea (udang-udangan) contohnya udang, kepiting rajungan; Arachnoidea (laba-laba) contohnya laba-laba, kalajengking, kutu, caplak; Myriapoda (lipan) contohnya kelabang,kaki seribu.

f. Achinodermata 

adalah Hewan yang tubuhnya diselimuti duri, ada lempengan zat kapur/zat kitin yang keras. Tubuhnya simetri radial dengan lima lengan. Pada tubunya , pada tubuhnya terdapat system ambulakral untuk alat gerak, bernafas dan menangkap mangsa. Achinodermata Ada lima kelas yaitu : Asteroidea contohnya hewan bintang laut , Echinoidea contohnya hewan landak laut dan bulu babi, Ophiuroidea contohnya hewan bintang ular, Crinoidea contohnya hewan lilia laut, Holothuroidea contohnya hewan teripang   

2. Kelompok dan ciri mahluk hidup Mikroskopis Protista dan Monera

Mahluk hidup Protista memiliki sel membrane inti ( eukariotik ), bersel tunggal ( uniseluler ), dan mampu berkembang biak. Inilah cirri daripada mahluk hidup kelompok Protista. Adapun beberapa contoh kelompok protista adalah Amoeba, euglena, paramecium, dictyostelium discoideum, saprolegnia sp, physarium polycephalum, phytophtora infestans. 

Selain kelompok protista yang bersifat mikroskopis, terdapat pula protista yang bersifat makroskopis ( dapat dilihat dengan tanpa menggunakan mikroskop ) seperti Alga merah ( eucheuma spinosum ), Gracillaria sp, Alga hijau ( ulva sp )dan Alga coklat ( focus sp ).

6 Jenis, Ciri dan Kelompok Hewan tidak Bertulang Belakang dan Mahluk Mikroskopis
Protista
Protista juga ada yang menyerupai hewan. Kelompok protista ini disebut dengan protozoa. Kelompok protozoa diantaranya adalah paramecium, entamoeba histolytica yang terdapat pada usus besar yang dapat menyebabkan penyakit diare, dan plasmodium malariae yang terdapat pada sel darah merah yang mengakibatkan penyakit malaria.

Selain dari kelompok diatas, masih banyak mahluk yang bersifat mikroskopis yang hanya dapat dilihat dengan mikroskop. Kelompok mahluk hidup tersebut memiliki cirri-ciri seperti selnya memiliki membrane inti ( prokariotik ), bersel satu (uniseluler ), dan mempu berkembang biak dengan membelah diri. Kelompok mahluk hidup yang memiliki cirri-ciri tersebut adalah kelompok monera. Contoh kelompok monera ini adalah bakteri dan alga biru. Bakteri terdapat dilingkungan kita , ada yang bermanfaat bagi kehidupan manusia seperti bakteri Escherichia coli yang berperan membantu memproduksi vitamin K melalui proses pembusukan sisa makanan. Adapula bakteri yang berbahaya bagi kehidupan manusia yaitu mycobacterium tuberculosis yang mengakibatkan penyakit TB ( Tuberculosis Paru ). Ada pula kelompok mahluk hidup mikroskopis yang tidak dapat dilihat dengan mikroskop biasa ( mikroskop cahaya ) tetapi harus dengan mikroskop electron seperti bakteri mycobacterium tuberculosis. 

Beberapa contoh anggota monera dari ganggang biru adalah Chroococcus, Gloeocapsa, Oscillatoria, Tolypothrix, merismopedia, Gloeotrichia.

6 Jenis, Ciri dan Kelompok Hewan tidak Bertulang Belakang dan Mahluk Mikroskopis
Monera
Klasifikasi terhadap mahluk hidup sangat diperlukan agar memudahkan kita untuk mempelajari jenis jenis mahluk hidup dan diantara mahluk hidup yang ada , terdapat kelompok bakteri dan jamur.

- Kelompok Jamur ( Fungi )

Pernakah kalian melihat roti yang sudah lama atau kadaluarsa, kemudian pada roti tersebut terdapat serat-serat berwarna putih kehitaman? Atau mungkin pada nasi yang sudah basi yang telah lama dibiarkan dan muncul sesuatu yang berwarna orange? Perhatikan gambar berikut.

Kelompok jamur (fungi), merupakan kelompok mahluk hidup yang memperoleh makanan dengan mengurai bahan organic mahluk hidup yang sudah mati. Jamur tidak berklorofil, berspora,tidak mempunyai akar, batang, dan daun. Jamur hidupnya ditempat yang lembap, bersifat saprofit ( organisme yang hidup dan makan dari bahan organic yang sudah mati atau yang sudah busuk ) dan parasit ( organisme yang hidup dan menghisap makanan dari organisme lain yang ditempelinya ). Tubuh jamur terdiri atas benang-benang halus yang disebut Hifa. Hifa saling bersambungan membentuk miselium. Pada umumnya, jamur berkembang biak dengan spora yang dihasilkan oleh sporangium. Contoh mahluk hidup yang termasuk kelompok jamur adalah roti, ragi tapai, jamur tiram putih, dan jamur kayu.

Pada klasifikasi 5 kingdom, Myxomycota dan Oomycota termasuk kelompok protista, yaitu protista mirip jamur. Jamur dibagi menjadi 6 filum yaitu Chytridiomycota, Zygomycotina, Glomeromycota, Ascomycotina, Basidiomycotina,dan Deuteromycotina. 

Demikian penjelasan singkat diatas semoga bermanfaat dan terimakasih.
Sumber : KEMENDIKBUD   

Advertisement 2

Jenis, Ciri dan Kelompok Hewan tidak Bertulang Belakang dan Mahluk Mikroskopis Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Edhokasilmu

0 comments:

Post a Comment

Mohon Saran dan Masukan yang Relefan untuk Blog ini pada kolom komentar. Terimakasih