Tempat Berbagi Dalam Berbagai Ilmu Pengetahuan

Pengertian Mobilitas Sosial, Vertikal, Horizontal dan Bentuk-Bentuk Mobilitas Sosial

Pengertian Mobilitas Sosial, Vertikal, Horizontal dan Bentuk-Bentuk Mobilitas Sosial.

Salam sahabat pendidikan sekalian, berikut adalah artikel singkat yang akan membahas mengenai Pengertian dan Bentuk-betuk Mobilitas Sosial yang diharapkan mampu menjadi jawaban atau referensi untuk anda dalam proses belajar dimanapun berada, betikut ulasannya :

Keberagaman masyarakat Indonesia bukan hanya dalam hal etnis, tetapi juga factor-faktor lain seperti Agama, budaya, kegiatan ekonomi dan lain sebagainya. Dalam kehidupan sehari-hari, kalian akan menenukan  masyarakat Indonesia yang memiliki keberagaman profesi atau pekerjaan seperti buruh dan majikan, staf dan pimpinan, guru dan kepala sekolah. Interaksi dalam masyarakat antara lain menghasikan kesepakatan tertulis  maupun tidak tertulis untuk menempatkan seseorang pada posisi yang sesuai peranannya. Pekerjaan dapat terbentuk oleh adanya kesepakatan dalam masyarakat. Setiap aspek kehidupan diisi dengan banyak variasi pekerjaan yang beragam atau berbeda-beda.

Mobilitas masyarakat Indonesia yang sangat dinamis merupakan pendorong terjadinya keragaman. Keragaman atau pluralitas merupakan keunggulan bangsa Indonesia. Namun demikian, bangsa Indonesia harus waspada terhadap terjadinya konflik. Karena itu, bangsa Indonesia harus berusaha menyelesaikan berbagai konflik sehingga persatuan dan kesatuan tetap terjaga. 

- Mobilitas Sosial

1. Pengertian Mobilitas Sosial

Mobilitas berasal dari bahasa latin “ Mobilis”, yang berarti mudah dipindahkan atau banyak bergerak dari satu tempat ke tempat yang lain. Kata social pada istilah tersebut menandung makna seseorang atau sekelompok warga dalam kelompok social. Mobilitas Sosial adalah perpindahan posisi seseorang atau sekelompok orang dari lapisan yang satu kelapisan yang lain.  Seseorang yag mengalami perubahan kedudukan ( Status ) social dari suatu lapisan ke lapisan lebih baik menjadi lebih tinggi maupun lebih rendah dari sebelumnya atau hanya berpindah peran tanpa megalami perubahan kedudukan disebut dengan mobilitas social.

Beberapa contoh lain mobilitas social dalam kehidupan masyarakat kita, misalnya seorang pensiunan pegawai rendahan salah satu departemen beralih pekerjaan menjadi seorang pengusaha dan berhasil dengan gemilang; seorang anak pengusaha ingin mengikuti jejak ayahnya yang berhasil, lalu membuka usaha yang lain, namun gagal dan akhirnya jatuh miskin. Dalam mobilitas social , selain terjadi perubahan dari strata bawah ke strata atas, juga terjadi perubahan dari strata atas ke strata bawah. Mobilitas social dapat berupa pergerakan social ke atas , tetapi juga pergerakan social ke bawah.

Pengertian Mobilitas Sosial, Vertikal, Horizontal dan Bentuk-Bentuk Mobilitas Sosial
Pengertian Mobilitas Sosial, Vertikal, Horizontal dan Bentuk-Bentuk Mobilitas Sosial

Menurut para ahli, Mobilitas Sosial adalah :

a. Paul B.Horton bahwa mobilitas social adalah suatu gerak perpindahan dari satu kelas social ke kelas social lainnya atau gerak pindah dari strata yang satu ke strata yang lainnya.

b. Kimball Young dan Raymond W.Mack bahwa mobilitas social adalah suatu gerak dalam struktur social; yaitu pola –pola tertentu yang mengatur organisasi suatu kelompok social. Sturktur social mencakup sifat hubungan antar individu dalam kelompok dan hubungan antara individu dan kelompoknya.

c. Anthony Ginddens bahwa mobilitas social menunjuk pada gerak dari orang per orang dan kelompok-kelompok  di antara kedudukan-kedudukan social ekonomi yang berbeda.

d. Horton dan Hunt bahwa mobilitas social merupakan tindakan berpindah dari kelas social ke kelas social lainnya.

2. Bentuk-bentuk Mobilitas Sosial

- Mobilitas Vertikal

Apakah yang dimaksud dengan mobilitas social vertical? Mobilitas social vertical adalah perpindahan seseorang atau kelompok dari satu kedudukan social ke kedudukan social lain yang tidka sederajat, baik pindah ke tingkat yang lebih tinggi ( Sosial climbing ) maupun turun ketingkat yang lebih rendah ( Sosial sinking .

a. Mobilitas Vertikel ke atas ( Sosial Climbing )

Social Climbing adalah mobilitas yang terjadi karena adanya peningkatan status atau naiknya orang-orang berstatus social rendah ke status social yang lebih tinggi. Seorang karyawan yang karena prestasinya yang dinilai baik kemudian berhasil menduduki sebagai kepala bagian, manager, bahkan direktur suatu perusahaan merupakan contoh mobilitas social vertikel ke atas ( Sosial Climbing ). 

Contoh lain : Ibu Darmis Mandila adalah seorang guru di salah satu sekolah  di provinsi Papua sebagai guru IPS, bu Darmis menjalankan tugas dengan baik. Bukan hanya sekedar mengajar saja, bu Darmis juga melaksanakan administrasi dengan penuh tangung tanggung jawab. Berbagai kegiatan sekolah yang manjadi tanggung jawabnya dilaksanakan dengan baik. Berkat prestasinya tersebut  ibu Darmis di angkat menjadi kepala sekolah . gerak social dari seorang guru menjadi kepala sekolah  merupakan salah satu contoh bentuk mobilitas social vertical.

b. Mobilitas Vertikal kebawah ( Sosial Sinking )

Sosial Sinking merupakan proses penurunan status  atau kedudukan seseorang. Proses Sosial Sinking sering kali menimbulkan gejolak kejiwaan bagi seseorang karena ada perubahan pada hak dan kewajibannya . contoh, seorang pegawai diturunkan  pangkatnya karena melanggar aturan sehingga ia menjadi pegawai biasa. 

Conroh lain : Pak Gayus adalah seorang anak pengusaha yang memiliki usaha perkebunan the di beberapa tempat di Jawa Barat. pak Gayus mengembangkan usaha dengan membuka usaha baru , yakni bisnis pertambangan. Namun, usaha pertambangan Pak Gayus tidak  berhasil berkembang. Bahkan usaha perkebunannya terus merugi sehingga akhirnya mengalami kebangkrutan. Kini pak Gayus memuli usaha sebagai pengusaha kecil, yakni menjadi agen penjualan the. Gerak social pada pak Gayus yang mengalami penurunan pada kasus ini merupakan contoh mobilitas social Vertikal kebawah ( Sosial Sinking ).

- Mobilitas Horizontal

Mobilitas Horizontal adalah perpindahan status social seseorang atau sekelompok orang dalam lapisan social yang sama. Mobilitas horizontal merupakan  peralihan individu atau objek-objek social lainnya dari suatu kelompok ke kelompok social lainnya yang sederajat. Pada mobilitas horizontal, tidak terjadi perubahan dalam derajat kedudukan seseorang.

Contoh lain : Pak Zaenuri seorang kepala sekolah di salah satu SMP di Jawa Timur yang sudah 8 tahun menjabat. Dinas pendidikan memindahkan pak Zaenuri ke sekolah lain dan tetap menjabat sebagai kepala sekolah. Gerak social yang dialami oleh pak Zaenuri juga merupakan contoh bentuk mobilitas social horizontal. 

Demikian penjelasan diatas semoga bermanfaat, selamat belajar dan sukses selalu menyertai anda. Terimaksih.
Sumber : KEMENDIKBUD-Jakarta_2017


Advertisement 2

Pengertian Mobilitas Sosial, Vertikal, Horizontal dan Bentuk-Bentuk Mobilitas Sosial Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Edhokasilmu

0 comments:

Post a Comment

Mohon Saran dan Masukan yang Relefan untuk Blog ini pada kolom komentar. Terimakasih