Tempat Berbagi Dalam Berbagai Ilmu Pengetahuan

13 Januari 2018

Pluralitas, Unsur dan Hal yang Mempengaruhi Perbedaan Budaya Indonesia

Pluralitas, Unsur  dan Hal yang Mempengaruhi Perbedaan Budaya Indonesia


Salam sahabat Pendidikan sekalian dimanapun berada. Berikut ini tulisan singkat yang masih berkaitan dengan tulisan sebelumnya yang membahas mengenai Pluralitas di Indonesia yang membahas tentang Agama dan selanjudnya kita akan melanjudkan dengan pembahasan mengenai Pluralitas Kebudayaan di Indonesia, berikut ulasannya ! 

Kalian tentunya hampir setiap hari mendengan istilah budaya ataupun kebudayaan. Apakah yang dimaksud dengan kebudayaan ? Koentjaraningrat ( 1996 ) menjelaskan bahwa kata budaya berasal dari  bahasa Sansakerta yaitu Buddhayah, yang merupakan bentuk jamak dari Buddhi yang berarti " budi"kekal". Culture adalah kata asing yang berasal dari kata bahasa latin yaitu colere yang berbarti " mengolah," mengerjakan. " dan " terutama berhubungan dengan pengolahan tanah atau bertani ), memiliki makna yang sama dengan kebudayaan, yang kemudian berkembang maknanya menjadi " segala daya upaya serta tindakan manusia untuk mengolah tanah dan mengubah alam".

Bagaimanakah cara melihat hasil-hasil budaya? menurut Sosiolog J.J Hoenigman, terdapat tiga ( 3 ) wujud budaya, yaitu gagasan, tindakan, dan karya.

Pluralitas Perbedaan Budaya Indonesia
Pluralitas Perbedaan Budaya Indonesia

a. Gagasan ( Wujud Ideal )

Wujud ideal kebudayaan merupakan kebudayaan yang berbentuk kumpulan ide, gagasan, nilai , norma, peraturan, dan sebagainya yang sifatnya abstrak atau tidak nyata, tidak dapat diraba atau disentuh. dimanakah letak ide atau gagasan ? hal tersebut tentunya berada didalam pemikiran manusia. Wujud kebudayaan berupa pemikiran manusia dapat dilihat dalam karya-karya tulis. Tulisan berupa pemikiran berada dalam karangan dan buku-buku hasil karya para penulis warga masyarakat tersebut pada waktu tertentu.

b. Aktivitas ( Tindakan )

Aktivitas adalah wujud kebudayaan sebagai suatu tindakan berpola dari manusia dalam masyarakat, yang disebut juga dengan sistem sosial. Sistem sosial ini terdiri dari aktifvitas-aktivitas manusia yang saling berinteraksi, mengadakan kontak, serta bergaul dengan manusia lainnya menurut pola-pola tertentu berdasarkan adat tata kelakuan. Sifatnya kongkret, terjadi dalam kehidupan sehari-hari serta dapat diamati dan didokumentasikan.

c. Artefak ( Karya )

Artefak adalah wujud kebudayaan fisik yang berupa hasil aktifitas , perbuatan dan karya semua manusia dalam masyarakat berupa benda-benda atau hal-hal yang dapat diraba, dilihat, dan didokumentasikan. Sifatnya paling nyata dibandingkan dua wujud kebudayaan yang lain.

Budaya merupakan salah satu kekhasan manusia yang membedakan manusia dengan mahluk lainnya. manusia selalu menghasilkan budaya karena manusia dikaruniai akal untuk berfikir dalam rangka memperbaiki taraf hidupnya. Hal inilah yang membedakan hewan dengan manusia. Adapun hewan menggunakan naluri. Hewan cenderung bersifat statis ( Menetap ), sedangkan manusiaselalu berubah ( dinamis ). Sebagai contoh, kalian dapat membedakan rumah burung dan rumah manusia. Dimanapun, burung pipit akan membuat sarang yang bentuknya sama. bandingkan dengan rumah manusia dimanapun didaerah Indonesia.

Penjelasan Koentjaraningrat tentang tujuh ( 7 ) unsur kebudayaan dapat memebantu kita lebih memahami secara nyata  tentang kebudayaan. Tujuh unsur kebudayaan tersebut yang dianggap sebagai budaya yang universal yaitu :

1. Peralatan dan perlengkapan hidup manusia ( Pakaian, Perumahan, alat-alat rumah tangga, senjata, alat-alat produksi, transportasi, dan sebagainya )

2. Mata pencaharian hidup dan sistem-sistem ekonomi ( Pertanian, sistem produksi, sistem distribusi, dan sebagainya )

3. Sistem kemasyarakatan (Sistem kekerabatan, organisasi politik, sistem hukum, sistem perkawinan)   

4. Bahasa ( Lisan dan Tulisan )

5. Kesenian ( Seni rupa, seni suara, seni gerak, dan sebagainya )

6. Sistem Pengetahuan

7. Religi ( Sistem kepercayaan ).

Apa saja yang memengaruhi perbedaan budaya masyarakat Indonesia? banyak hal yang memengaruhi hal tersebut yaitu :

  • Perbedaan Lokasi
Bandingkan bentuk rumah asli masyarakat jawa dan kalimantan. Perbedaan kondisi alam di jawa dan kalimantan menyebabkan perbedaan hasil kebudayaan berupa rumah. Kalian juga dapat mengamati berbagai kerajinan yang dibuat masyarakat pegunungan dengan kerajinan yang dibuat masyarakat pesisir 

  • Perbedaan Agama/Keyakinan
Agama Hindu dan Buddha banyak meninggalkan hasil budaya berupa patung dan relief pada dinding-dinding candi. Hal ini tidak dapat dipisahkan  dari sistem kebudayaan Hindu-Buddha yang menjadikan candi sebagai salah satu tempat suci. Relief pada dinding-dinding candi Hindu-Bhudda biasanya juga mengandung berbagai ajaran untuk umatnya. Kalian dapat menemukan berbagai candi, patung, dan relief peninggalan kerajaan masa Hindu-Buddha di pusat-pusat kerajaan tersebut. 

Pada masa perkembaangan kerajaan Islam, hasil seni bangunan dan ukir relief patung bergesar menjadi seni ukir kaligrafi dan bangunan masjid. selain kedua hal terbedut, perbedaan budaya juga disebabkan karena faktor-faktor lain, seperti, adat-istiadat, kebiasaan, dan tradisi.

Kalian telah memahami bahwa di indonesia terdapat banyak sekali suku dan bangsa. Karena Indonesia memiliki beragam suku bangsa, bentuk kebudayaannya juga beragam. setiap daerah memiliki kebudayaan daerah yang khas. Keragaman budaya daerah dapat diketahui melalui bentuk-bentuk pakaian adat, lagu daerah, tarian daerah, rumah adat, alat musik, seni pertunjukan, serta upacara adatnya.

Demikian penjelasan singkat diatas semoga bermanfaat dan sukses selalu menyertai anda dalam beraktifitas. Terimakasih.
Sumber : KEMENDIKBUD.  


Advertisement 2

Pluralitas, Unsur dan Hal yang Mempengaruhi Perbedaan Budaya Indonesia Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Edhokasilmu

0 komentar:

Posting Komentar