Tempat Berbagi dan Berbagai Pembelajaran

6 Juni 2018

Klasifikasi, Jenis dan Ciri - Ciri Mahluk Hidup

Klasifikasi, Jenis dan  Ciri - Ciri Mahluk Hidup  


Tentu sudah kita ketahui bersama bahwa mahluk hidup sangat memiliki perbedaan dan ciri khas yang berbeda dengan benda mati. Perbedaan tersebut sangat menonjol dikarenakan oleh banyak faktor tertentu, untuk jelasnya mari kita simak ulasan berikut ini !  

1. Ciri Mahluk Hidup. Ciri-ciri tersebut adalah bernafas, peka terhadap rangsang, berkembang biak, tumbuh dan berkembang, membutuhkan makanan dan mengeluarkan zat sisa dari apa yang dimanaknnya.

2. Keanekaragaman Mahluk Hidup. Kehidupan di atas permukaan bumi sangat beraneka ragam dan juga memiliki variasi jenis yang sangat banyak yang dimana Keanekaragaman berarti terdapatnya perbedaan ciri dan sifat pada mahluk hidup yang berbeda jenis oleh karena itu dapat diartikan bahwa Variasi adalah adanya perbedaan ciri dan sifat pada mahluk hidup yang sejenis.

3. Kasifikasi Mahluk Hidup. Dasar daripada pengklasifikasian mahluk hidup tersebut didasarkan atas persamaan dan perbedaan ciri Anatomi (struktur tubuh), Morfologi (bentuk tubuh), Fsiologi, (fungsi anggota tubuh), perilaku, dan hubungan genetik. 

4. Tujuan pengklasifikasian mahluk hidup adalah untuk mempermudah manusia dalam mempelajari serta mengenal jenis atau ragam mahluk hidup, mengetahui hubungan kekerabatan antar mahluk hidup dan untuk mengetahui apa manfaat yang dapat di ambil manusia dari mempelajari mahluk hidup untuk kepentingan manusia serta untuk mengetahui hubungan saling ketergantungan antar mahluk hidup itu sendiri.

5. Adapun urutan sistem klasifikasi mahluk hidup dari tingkat yang tertinggi hingga yang paling rendah yaitu dimulai dari Kingdom - Filum/Divisi - Kelas - Ordo - Famili - Genus - Species dan pada setiap tingkatan ini, dalam sistem klasifikasi mahluk hidup disebut juga dengan Takson. Semakin rendah tingkat takson maka akan semakin banyak persamaan Antarmahluk hidup serta semakin tinggi tingkatan takson, maka akan semakin sedikit persamaan antarmahluk hidup. Setiap mahluk hidup mempunyai tingkatan takson berdasarkan persamaan dan perbedaan ciri dengan mahluk hidup yang lainnya dan hal tersebut didalam sistem klasifikasi dan penentuan jenis serta nama atau tingkatan taksonnya dilakukan dengan menggunakan kuci diterminasi. 

6. Binomial Nomenklatur atau tata nama mahluk hidup dengan menggunakan sistem binomial pertama kali diterapkan oleh Carolus Linnaeus yang diberi gelar sebagai bapak taksonomi. Setiap mahluk hidup diberi nama ganda yang berbahasa latin dimana nama pertama yang digunakan untuk menerangkan genus (gen) dan nama yang kedua menerangkan tantang speciesnya. 

Dalam proses penamaan, Kalimat pertama yang diguankan dimulai dari huruf kapital dan yang kedua dimulai dengan huruf kecil dan setiap kata ditulis dengan menggunakan bahasa latin yang dicetak miring bila diketik komputer atau menggunakan garis bawah pad setiap kata jika ditulis dengan tangan. Contohnya dalam menulis kata Solanum tuberosum (Kentang).

Rangkuman Materi IPA, Klasifikasi Mahluk Hidup Kls 7
Klasifikasi Mahluk Hidup 

7. Klasifikasi Sistem 5 Kingdom. Pengelompokan mahluk hidup manjadi 5 kingdom yakni Protista, Monera, Fungi (jamur), Plantae (tumbuhan), dan Animalia (hewan) terjadi Pada tahun 1969 oleh R.H Whittaker yang didasarkan pada susunan sel, cara mahluk hidup memperoleh makanan dan tingkatan mahluk hidup.

  • Kingdom Monera merupakan mahluk hidup yang memiliki sifat uniseluler, memiliki sel yang bersifat prakariotik, sebagian besar bersifat heterotrof, berkembang biak dengan membelah diri serta ada pula yang bersifat konugasi. Monera dibagi manjadi dua jenis yakni ganggang biru (Cyanophyta) dan bakteri. Contohnya, pada bakteri adalah Escherichia coli dan Salmonela typosa dan untuk ganggang biru adalah Anabaena cycadae dan Azolla pinata.
  • Kongdom Protista terdiri dari berbagai jenis mahluk hidup yang memiliki inti sel yang diselubungi oleh membaran sel (eukariotik). Protista terbagi atas bebreapa janis yaitu : Protista mirip hewan (protozoa), Mirip tumbuhan (ganggang) dan Protista mirip jamur.

    Protista mirip hewan dibagi lagi manjadi empat kelas berdasarakan alat geraknya yang meliputi bulu getar (Ciliata), Rhizopoda, Bergerak dengan flagela/bulu cambuk (falgellata) dan  tanpa alat gerak (sporozoa). Contohnya pada plasmodiom sp. dan paramesium sp.

    Protista yang mirip tumbuhan antara lain Phyrophyta, Euglena, dan Euchema
    Protista yang mirip jamur dibedakan menjadi jamur lendir (Physarium) dan jamur air (Phytophthora infestans)
  • Kingdom Fungi meliputi berbagai jenis jamur dengan ciri-ciri  tidak berklorofil, selnya eukariotik, memiliki dinding sel yang terbentuk dari zat kitin dan semuanya jenisnya bersifat heterotof atau tidak dapat membuat makanan sendiri. Ada jamur yang bersifat mikroskopis dan juga ada yang bersifat makroskopis.

    Struktur jamur terdiri dari benang - benang (hifa) yang bercabang-cabang membentuk miseluim yang membentuk tubuh jamur, berkembang biak dengan membentuk spora. Adapun kingdom fungi ini dibedakan menjadi 4 kelas yakni Zygomycotina, Ascomycotina, Basidiomycotina dan Deuteromycotina.
  • Kingdom Plantae memiliki ciri khas yakni memiliki klorofil, eukariotik, selnya berdinding dari selulosa, tidak memiliki alat gerak aktif serta tumbuh tudak terbatas. Berdasarkan ada tidaknya pembulu angkut, plantae dibagi menjadi 2 subdivisi yakni Thallopytha yang terdiri satu kelas yaitu lumut dan Kormophyta yang meliputi Pteridophyta dan Spermatophyta.

    a. Pteridophyta (tumbuhan paku ) memiliki alat berkembang biak vegetatif berupa spora yang dihasilkan oleh sporagium. Oleh sebab itu tumbuhan paku sering disebut juga dengan tumbuhan kormofita berspora sebab sporagium terkumpul dalam bagian yang disebut sorus yang terdapat dipermukaan bawah daun. Contohnya pada tanaman Equisetum debile dan Adiantum cuneatum.

    b. Spermatophyta memiliki alat perkembangbiakan generatif berupa biji dan oleh akrena itu tanaman jenis ini disebut juga dengan tumbuhan karmofita berbiji yang dimana biji tersebut dihasilkan oleh organ bunga sehingga tumbuhan biji juga sering disebut dengan tubuhan berbunga (anthophyta).

    Tumbuhan berbiji dibedakan menjadi dua kelompok berdasarkan letak bakal bijinya, yaitu Ghymnospermae misalnya melinjo (Gnetum gnemon), pakis haji (Cycas rumpii), damar (Agatis alba) dan balsam (Abies balsama). Contoh dari Angiospermae adalah tanaman padi, kelapa dan jagung.

    Kingdom Animalia dibedakan berdasarkan ada tidaknya tulang belakang, yaitu  avertebrata dan vertebrata yang dimana Avertebrata meliputi Porifera, Cnidaria, Platyhelmintes, Nematoda, Annelida, arthropoda, Echinodermata, Mollusca sedangkan Vertebrata meliputi Pisces, amphibia, Reptilia, Aves, dan Mammalia.

    a. Kelas Pisces terdapat ciri-ciri yaitu bernafas dengan insang, alat geraknya berupa sirip, memiliki gurat sisi, memiliki gelembung renang serta tubuh yang bersisik dan berlendir. Contohnya adalah ikan hiu dan ikan gurami.

  • b. Kelas Reptilia memiliki ciri-ciri hidup di dua alam karena bernapas dengan paru-paru saat didarat dan dengan kulit saat di air , berkulit tipis dan lembap, memiliki 2 pasang tungkai yang berselaput. Contoh spesiesnya adalah katak, salamander, dan kodok.

    c. Kelas Reptilia memiliki ciri-ciri berkulit keras, kering dan bersisik. Pada ular sisiknysa sering mengelupas. Reptilia memiliki ciri-ciri suhu badan poikiloterm, berkembang biak dengan bertelur, dan pembuahan di dalam tubuh betina. Contohnya adalah kadal, buaya dan ular.

    d. Kelas Aves memiliki ciri-ciri alat gerak berupa sepasang tungkai dan sepasang sayap; tubuh tertutup oleh bulu halus, bulu penutup, dan bulu ekor. Burung tergolong hewan homoioterm dan bernapas dengan paru-paru. Contoh spesiesnya adalah ayam, elang.

    e. Kelas Mamalia memiliki ciri-ciri berkelenjer susu, berkembang biak dengan melahirkan meskipun ada yang bertelur, termasuk hewan endotermik, dan tubuh sebagian besar spesiesnya tertutup oleh rambut, kecuali yang habitat diperairan. Contoh spesiesnya adalah paus, lumba-lumba, monyet, gajah.

    Ordo dalam kelas mamalia di antaranya:

    1. Monotremolia (mamlia bertelur), contonya adalah ekidna dan platypus (Ornithorhynchus anatinus.
    2. Morsapialio (mamalia berkantung). contohnya adalah kangguru dan koala,
    3. Insectivera (mamalia pemakan serangga) contonya adalah landak,
    4. Cheraptera (mamalia bersayap), contohnya adalah kelelawar,
    5. Primatera, contonya adalah monyet dan kera,
    6. Rodenbio, contohnya adalah tikus dan tupai
    7. Proboscidea (mamalia berbelalai), contohnya adalah gajah,
    8. Artiodactyla (mamalia berkuku genapa), contohnya adalah sapi dan domba.
Demikian Ulasan diatas semoga bermanfaat dan selamat belajar. Terimakasih
Sumber : Solatif_Media Prestasi
Penulis : Indra Miftahul Huda 

Advertisement by Google 2

Klasifikasi, Jenis dan Ciri - Ciri Mahluk Hidup Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Edhokasilmu

0 komentar:

Posting Komentar