Artikel Pendidikan Bermanfaat

2/16/2019

Makna Iman Kepada Allah, Pengertian serta Hikmahnya.

- Iman Kepada Allah Melalui Asmaul Husna.



Seorang muslim harus betul-betul memahami hakikat iman, cara beriman, dan kepada siapa ia harus beriman. Secara harfiah, iman berarti percaya. Sedangakn secara istilah, iman berarti percaya dan meyakini dengan sepenuh hati, mengucapkan dengan lisan, dan membuktikannya melalui perbuagan. 

Tanda keimanan didalam diri seseorang dapat dilihat dari amal perbuaan yang dikerjakannya, sebab kepribadian dari seseorang merupakan pancara dari iman yagn ada di dalam dirinya. 

Makna Iman Kepada Allah, Pengertian serta Hikmahnya.
Makna Iman Kepada Allah, Pengertian serta Hikmahnya.
Iman kepada Allah swt merupakan pokok dari seluruh iman yang tergabung dalam rukun iman. Maka dari itu, keimana kepada Allah Swt harus ditanamkan dengan benar terhadap diri seseorang, sebab jika iman kepada Allah Swt tidak tertanam dengan baik dan benar maka kekeliruan tersebut akan berlanjud terhadap keimanan kepada malaikat, kitab, rasul, hari kiamat, serta qadla dan qadar-nya. Didalam Al-Qur'an ALlah Swt berfirman yang artinya :

" Wahai orang-orang yang beriman, tetaplah beriman kepada Allah dan Rasulnya (Muhammad) dan kepada kitab (AL-Qur an) yang diturunkan kepada rasulnya, serta kitab yang diturunkan sebelumnya. Barang siapa ingkar kepada Allah, malaikat-malaikatnya, kitab-kitabnya, rasul-rasulnya, dan hari kemudian, maka sesungguhnya orang itu telah tersesat sangat jauh " (Q.S An-Nisa/4:136).  

Keimanan seorang manusia bisa tebal dan jua tipis, bisa bertambah dan juga berkurang. Salah satu cara untuk meningkatkan keimanan kepada Allah Swt adalah dengan memahami nama-namanya (asmaul al husna) yang baik dan indah. 

- Makna al-Asmau al-husna

Asmaul Husna artinya nama-nama Allah Swt yang baik . Allah Swt mengenalkan dirinya dengan nama-namanya yang baik sesuai dengan firmannya yang artinya :

" dan Allah memiliki al-Asmaul al-Husna (nama-nama yang terbaik), maka bermohonlah kepadanya dengan menyebutnya al-Asmaul al-Husna itu dan tinggalkanlah orang-orang yang menyalahartikan nama-namanya. Mereka kelak akan mendapat balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan " (Q.S al-A'raf/7:180). 

Rasulullah Saw menjelaskan bahwa nama-nama Allah Swt yang baik itu berjumlah 99. Barang siapa siapa yang menghafalnya maka Allah Swt akan memasukkannya kedalam surganya. 

Berikut 99 nama-nama Allah (al-Asmaul al-Husna) !

Allah

1. Ar Rahman = Yang Memiliki Mutlak sifat Pemurah
2. Ar Rahiim = Yang Memiliki Mutlak sifat Penyayang
3. Al Malik = Yang Memiliki Mutlak sifat Merajai/Memerintah
4. Al Quddus = Yang Memiliki Mutlak sifat Suci
5. As Salaam = Yang Memiliki Mutlak sifat Memberi Kesejahteraan
6. Al Mu’min  = Yang Memiliki Mutlak sifat Memberi Keamanan
7. Al Muhaimin = Yang Memiliki Mutlak sifat Pemelihara
8. Al ‘Aziiz = Yang Memiliki Mutlak Kegagahan
9. Al Jabbar = Yang Memiliki Mutlak sifat Perkasa
10. .Al Mutakabbir = Yang Memiliki Mutlak sifat Megah, Yang Memiliki Kebesaran
11. Al Khaliq = Yang Memiliki Mutlak sifat Pencipta
12. Al Baari’ = Yang Memiliki Mutlak sifat Yang Melepaskan (Membuat, Membentuk, Menyeimbangkan)
13. Al Mushawwir = Yang Memiliki Mutlak sifat Yang Membentuk Rupa (makhluknya)
14. Al Ghaffaar = Yang Memiliki Mutlak sifat Pengampun
15. Al Qahhaar = Yang Memiliki Mutlak sifat Memaksa
16. Al Wahhaab = Yang Memiliki Mutlak sifat Pemberi Karunia
17. Ar Razzaaq = Yang Memiliki Mutlak sifat Pemberi Rejeki
18. Al Fattaah = Yang Memiliki Mutlak sifat Pembuka Rahmat
19. Al ‘Aliim = Yang Memiliki Mutlak sifat Mengetahui (Memiliki Ilmu)
20. Al Qaabidh = Yang Memiliki Mutlak sifat Yang Menyempitkan (makhluknya)
21. Al Baasith = Yang Memiliki Mutlak sifat Yang Melapangkan (makhluknya)
22. Al Khaafidh = Yang Memiliki Mutlak sifat Yang Merendahkan (makhluknya)
23. Ar Raafi’ = Yang Memiliki Mutlak sifat Yang Meninggikan (makhluknya)
24. Al Mu’izz = Yang Memiliki Mutlak sifat Yang Memuliakan (makhluknya)
25. Al Mudzil = Yang Memiliki Mutlak sifat Yang Menghinakan (makhluknya)
26. Al Samii’ = Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Mendengar
27. Al Bashiir = Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Melihat
28. Al Hakam = Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Menetapkan
29. Al ‘Adl = Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Adil
30. Al Lathiif = Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Lembut
31. Al Khabiir = Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Mengetahui Rahasia
32. Al Haliim = Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Penyantun
33. Al ‘Azhiim = Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Agung
34. Al Ghafuur = Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Pengampun
35. As Syakuur = Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Pembalas Budi (Menghargai)
36. Al ‘Aliy = Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Tinggi
37. Al Kabiir = Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Besar
38. Al Hafizh = Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Menjaga
39. Al Muqiit = Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Pemberi Kecukupan
40. Al Hasiib = Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Membuat Perhitungan
41. Al Jaliil = Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Mulia
42. Al Kariim = Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Pemurah
43. Ar Raqiib = Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Mengawasi
44. Al Mujiib = Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Mengabulkan
45. Al Waasi’ = Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Luas
46. Al Hakiim = Yang Memiliki Mutlak sifat Maka Bijaksana
47. Al Waduud = Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Pencinta
48. Al Majiid = Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Mulia
49. Al Baa’its = Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Membangkitkan
50. As Syahiid = Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Menyaksikan
51. Al Haqq = Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Benar
52. Al Wakiil = Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Memelihara
53. Al Qawiyyu = Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Kuat
54. Al Matiin = Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Kokoh
55. Al Waliyy = Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Melindungi
56. Al Hamiid = Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Terpuji
57. Al Mushii = Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Mengkalkulasi
58. Al Mubdi’ = Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Memulai
59. Al Mu’iid = Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Mengembalikan Kehidupan
60. Al Muhyii = Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Menghidupkan
61. Al Mumiitu = Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Mematikan
62. Al Hayyu = Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Hidup
63. Al Qayyuum = Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Mandiri
64. Al Waajid = Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Penemu
65. Al Maajid = Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Mulia
66. Al Wahiid = Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Tunggal
67. Al ‘Ahad = Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Esa
68. As Shamad = Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Dibutuhkan, Tempat Meminta
69. Al Qaadir = Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Menentukan, Maha Menyeimbangkan
70. Al Muqtadir = Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Berkuasa
71. Al Muqaddim = Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Mendahulukan
72. Al Mu’akkhir = Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Mengakhirkan
73. Al Awwal = Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Awal
74. Al Aakhir = Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Akhir
75. Az Zhaahir = Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Nyata
76. Al Baathin = Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Ghaib
77. Al Waali = Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Memerintah
78. Al Muta’aalii = Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Tinggi
79. Al Barri = Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Penderma
80. At Tawwaab = Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Penerima Tobat
81. Al Muntaqim = Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Penuntut Balas
82. Al Afuww = Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Pemaaf
83. Ar Ra`uuf = Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Pengasih
84. Malikul Mulk = Yang Memiliki Mutlak sifat Penguasa Kerajaan (Semesta)
85. Dzul Jalaali Wal Ikraam = Yang Memiliki Mutlak sifat Pemilik Kebesaran dan Kemuliaan
86. Al Muqsith = Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Adil
87. Al Jamii’ = Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Mengumpulkan
88. Al Ghaniyy = Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Berkecukupan
89. Al Mughnii = Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Memberi Kekayaan
90. Al Maani = Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Mencegah
91. Ad Dhaar = Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Memberi Derita
92. An Nafii’ = Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Memberi Manfaat
93. An Nuur = Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Bercahaya (Menerangi, Memberi Cahaya)
94. Al Haadii = Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Pemberi Petunjuk
95. Al Baadii = Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Pencipta
96. Al Baaqii = Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Kekal
97. Al Waarits = Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Pewaris
98. Ar Rasyiid = Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Pandai
99. As Shabuur = Yang Memiliki Mutlak sifat Maha Sabar.

- Hikmah Beriman Kepada Allah 

Keuntungan yang didapatkan bagi orang-orang yang beriman dijelaskan didalam Al-Qur an jika diartikan dalam bahasa kita diantaranya adalah : 
  • Selalu mendapatkan pertolongan dari Allah Swt.
  • Hati selalu tenang dan tidak gelisah.
  • Sepanjang hidupnya tidak akan merasa rugi.
1. Selalu mendapatkan pertolongan Allah Swt sesuai dengan firmannya yang berbunyi :

" Sesungguhnya kami menolong rasul-rasul kami dan orang-orang yang beriman dalam kehidupan dunia dan pada hari berdirinya saksi-saksi "Hari kiamat" (QS. al-Mu'minun /40:51)

2. Hati selalu tenang dan tidak gelisah. sesuai dengan firman Allah yang berbunyi :

" yaitu' orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tentram dengan mengingat Allah. Ingatlah hanya dengan mengingat Allah lah hati menjadi tentram" (QS. ar-Ra'd/13:28).

3. Sepanjang hidupnya tidak pernah merasa rugi sesuai dengan firman Allah yang artinya :

" Demi masa, sungguh, manusia berada didalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan serta saling menasehati untuk kebenaran san saling menasehati untuk kesabaran" (QS. al-Asr/103:1-3).

Demikian ulasan tersebut diatas semoga bermanfaat dan terimakasih, dan baca juga artikel agama terkait lainnya yang membahas tentang . Pengertian, Jenis dan Tata Cara Shalat Sunnah Berjamaah
Sumber : KEMENDIKBUD-RI_Jakarta,2017.
Penulis : Muhammad Ahsan, dkk.

Advertisement by Google 2

Makna Iman Kepada Allah, Pengertian serta Hikmahnya. Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Edhokasilmu