Tempat Berbagi dan Berbagai Pembelajaran

24 Agustus 2018

Tata Cara Thaharah dan Hikmah Thaharah

Cara dan Hikmah Taharah

Tata cara Taharah  dari hadas meliputi : mandi wajib, wudu’ dan tayammum. Adapun sarana yang dapat digunakan untuk berTaharah, yakni: air, debu, dan batu. 

Pada umumnya, orang bersuci menggunakan air. Adapun air yang bisa dipakai untuk bersuci adalah air yang suci sekaligus menyucikan. Air jenis ini merupakan air yang bersumber dari alam, baik yang keluar dari bumi maupun yang turun dari langit, seperti air sumur, air sungai, air hujan, air laut, air danau, air embun, air salju, dan sebagainya.

Tata Cara Thaharah dan Hikmah Thaharah
Tata Cara Thaharah dan Hikmah Thaharah
Berikut ini, akan dijelaskan dengan rinci tentang tata cara Taharah dari hadas.

1.  Mandi Wajib

Mandi wajib adalah mandi dengan tujuan untuk menghilangkan hadas besar yang sering juga disebut dengan mandi Janabat atau mandi junub. Adapun tata cara mandi wajib adalah sebagai berikut.
  • Niat mandi untuk menghilangkan hadas besar. Jika dilafalkan dalam bahasa Indonesia maka bacaannya sebagai berikut: “Saya niat mandi untuk menghilangkan hadas besar karena Allah ta’ala.”
  • Menghilangkan najis apabila di badannya terdapat seperti ada bekas tetesan darah.
  • Setelah membersihkan bekas najis, kemudian berwudu’ seperti ketika berwudu sebelum melakukan shalat.
  • Membasahi seluruh tubuh mulai dari ujung rambut sampai ujung kaki sebanyak 3 kali, kemudian kepundak sebelah kanan 3 kali dan kepundak sebelah kiri juga sebanyak 3 kali.
Pada saat mandi wajib, kita disunahkan untuk mambaca basmalah,  mencuci kedua tangan sebelum dimasukkan ke dalam bejana, ber-wudu’ terlebih dahulu, mendahulukan yang kanan dari yang kiri, menggosok tubuh, dan sebagainya.

2.  Ber-Wudu’

Wudu’ adalah cara bersuci untuk menghilangkan hadas kecil, adapun cara  wudu’ adalah sebagai berikut.
  • Niat dalam hati ika dilafalkan  maka bacaannya sebagai berikut: “Saya niat wudu’ untuk menghilangkan hadas kecil karena Allah ta’ala ”
  • Disunahkan mencuci kedua telapak tangan, berkumur-kumur, dan  membersihkan lubang hidung.
  • Membasuh muka.
  • Membasuh kedua tangan sampai siku.
  • Mengusap kepala.
  • Disunahkan membasuh telinga.
  • Membasuh kaki sampai mata kaki.
  • Tertib (dilakukan secara berurutan).
  • Berdoa setelah wudu’.
3.  Tayammum

Apakah tayammum itu? Tayammum adalah pengganti wudu’ atau mandi wajib.

Hal ini dilakukan sebagai rukh¡ah (keringanan) untuk orang yang tidak dapat memakai air karena beberapa halangan ( uzur ). Untuk lebih mudah memahaminya bacalah ilustrasi berikut ini.

Suatu ketika, kita sedang memiliki hadas kecil atau besar. Sementara kita harus segera Shalat. Namun, pada saat itu tidak tersedia air atau tidak bisa menggunakan air karena sesuatu hal. Nah, solusinya adalah tayammum dengan menggunakan debu yang suci. 

Jadi, tayammum dilakukan dengan menggunakan sarana debu yang suci. Debu ini digunakan sebagai pengganti air. Apabila kita berada di dalam pesawat atau kendaraan, debu yang digunakan untuk tayammum cukup mengusap debu yang adadi dinding pesawat atau kendaraan.

Hal atau cara ini boleh dilakukan dengan alasan jika:
  • Tidak ada air dan telah berusaha mencarinya.
  • Berhalangan menggunakan air, misalnya karena sakit.
  • Telah masuk waktu Shalat . 
Ber-Tayammum itu mudah, caranya adalah sebagai berikut.
  • Niat (untuk dibolehkan mengerjakan Shalat). “Aku niat bertayammum untuk dapat mengerjakan Shalat, karena Allah ta’ala ”
  • Mengusap muka dengan tanah (debu yang suci).
  • Mengusap tangan kanan hingga siku-siku dengan debu.
  • Mengusap tangan kiri hingga siku-siku dengan debu
Hikmah Taharah

Betapa pentingnya bersuci (Taharah) dalam kehidupan kita, baik dari najis maupun dari hadas. Bersuci memiliki keutamaan dan manfaat yang luar biasa. Keutamaannya antara lain sebagai berikut:

1. Orang yang hidup bersih akan terhindar dari segala macam penyakit karena kebanyakan sumber penyakit berasal dari kuman dan kotoran.

2. Rasulullah saw. bersabda bahwa “ orang yang selalu menjaga wudu’ akan bersinar wajahnya kelak saat dibangkitkan dari kubur”.

3. Dapat dijadikan sarana untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah Swt.

4. Rasulullah saw. menegaskan bahwa kebersihan itu sebagian dari iman dan ada ungkapan bijak pula yang mengatakan ”kebersihan pangkal kesehatan”.

5.  Kebersihan akan membuat kita menjalani hidup dengan lebih nyaman.

Rangkuman :

1. Taharah artinya bersuci, baik dari najis maupun dari hadas.

2. Darah yang keluar dari rahim perempuan yang menyebabkan hadas besar adalah  haid, wiladah (melahirkan), dan nifas.

3. Tayammum adalah mengusap kedua tangan dengan debu yang suci. Tayammum  adalah pengganti wudu’ dan mandi wajib dengan syarat-syarat tertentu.

4. Rukun : niat, mengusap muka dengan tanah, mengusap kedua tangan  tayammum sampai siku-siku dengan tanah, tertib.

5. Mandi wajib (jun┬Áb/Janabat) adalah mengalirkan air yang suci ke seluruh badan  disertai dengan niat untuk menghilangkan hadas besar. 

6. Rukun mandi wajib adalah niat dan mengalirkan air ke seluruh badan sampai rata.

Demikianlah penjelasan singkat diatas dan semoga bermanfaat,
Sumber : KEMENDIKBUD-RI_Jakarta,2017
Penulis : Muhammad Ahsan,dkk.

Advertisement by Google 2

Tata Cara Thaharah dan Hikmah Thaharah Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Edhokasilmu

0 komentar:

Posting Komentar