Tempat Berbagi Dalam Berbagai Ilmu Pengetahuan

13 September 2018

Perkembangbiakan Vegetatif Tumbuhan Angiospermae

Perkembangbiakan Vegetatif

Pada tumbuhan berbiji atau Spermatophyta, dibagi menjadi dua jenis yakni tumbuhan berbiji tertutup (Angiospermae) dan tumbuhan berbiji terbuka (Gymnospermae). Contoh dari tumbuhan ini yaitu tanaman kelapa, mangga, rambutan, padi, jagung dan lainnya. Yang dimasud dengan tumbuhan angiospermae adalah tumbuhan yang memiliki ciri bakal biji berada didalam bahal buahnya (ovarium). Bakal buah adalah bagian putik yang membesar yang tersusun dari oleh daun buah (karpel) dimana bakal buah ini selanjudnya akan berkebang menjadi buah dan bakal biji berkembang menjadi biji pada tumbuhan tersebut.

Pada tumbuhan Angiospermae mengalami dua jenis perkembangbiakan yakni vegetatif dan generatif. namun pada kesempatan ini kita akan membahas perkembangbiakan generatif pada artikel selanjudnya, setelah kita membahas perkembangbiakan vegetatif di ulasan kita kali ini. 

Perkembangbiakan Vegetatif juga dibagian menjadi dua bagian yaitu perkembangbiakan vegetatif alami dan perkembangbiakan vegetatif buatan.
Cara Perkembangbiakan Vegetatif Tumbuhan Angiospermae
Cara Perkembangbiakan Vegetatif Tumbuhan Angiospermae

1. Perkembangbiakan Vegetatif Alami.

Yang dimaksud dengan perkembangbiakan vegetatif alami adalah tumbuhan yang dapat berkembangbiak dengan bagian tubuhnya sendiri tanpa bantuan dari manusia. Adapun contoh atau macam-macam cara perkembangbiakan vegetatif alami ini adalah sebaga berikut :

a. Rhizoma.

Pada Perkembangbiakan Vegetatif Rhizoma, di batangnya terdapat ruas dan buku seperti pada contoh tanaman kunyit. Pada buku inilah tempat tunas tersebut akan tumbuh yang selanjudnya berkembang menjadi tumbuhan baru yang sejenis. Yang dimaksud dengan Rhizoma adalah batang tanaman yang berada didalam tanah sebagai contohnya yaitu tanaman kunyit, jahe, lengkuas dan juga temu lawak.

b. Stolon.

Stolon adalah batang tanaman atau tumbuhan yang manjalar di atas tanah. Pada Perkembangbiakan Vegetatif stolon, Tunas dapat tumbuh pada buku stolon dimana saat tunas terpisah dari tanaman induk, tunas tersebutlah yagn selanjudnya akan menjadi tanaman atau individu baru. Pada rumput dan beberapa tanaman lain seperti stroberi dan pegagan terdapat batang yang menajalar di atas tanah.

c. Umbi lapis.

Yang dimaksud dengan umbi lapis adalah tanaman atau tumbuhan berlapis-lapis yang terdiri dari daun yang menebal, lunak, dan berdaging serta batang yang berupa bagian kecil pada bagian bawah umbi lapis yang disebut juga dengan cakram. Dengan demikian, Pada Perkembangbiakan Vegetatif Umbi lapis dapat disebutkan bahwa umbi lapis atau (bulbus) adalah hasil kaleborasi dari batang dan daun. Contoh tanaman ini adalah pada tanaman bawang.

Tanaman umbi lapis pada proses perkembangbiakannya terdapat kuncup samping dimana kuncup samping yang tumbuh biasanya merupakan umbi lapis kecil dan berkelompok disekitar umbi induknya. Bagian ini disebut juga dengan siung atau anakan dari umbi lapis. Jika siung tersebut dipisahkan dari induknya, maka hal tersebut akan menciptakan tanaman baru.

d. Umbi batang.

Pada Perkembangbiakan Vegetatif umbi batang seperti tanaman kentang, dipermukaan kulitnya kita dapat melihat mata tunas (kuncup). mata tunas inilah yang akan terbentuk menjadi tunas dan akan menghasilkan tanaman atau tumbuhan yang baru.

Kentang merupakan salah satu tanaman atau tumbuhan yang mengalami pengembungan pada batang di dalam tanah dan berisikan cadangan makan. Batang dengan ciri seperti inilah yang disebut dengan umbi batang. selain berfungsi sebagai tempat penyimpanan cadangan makanan, juga berfungsi sebagai alat perkembangbiakan vegetatif pada tanaman tersebut. Contoh lain selain dari kentang adalah ubi jalar.

e. Kuncup Adventif Daun.

Bagaimanakah cara dapat menghasilkan individu baru? Pada Perkembangbiakan Vegetatif kuncup daun, dibagian tepi daunnya terdapat sel yagn selalu membelah (sel meristem). Bagian daun yang demikian itulah yang membentuk kuncup dimana kuncup tersebut merupakan calon tunas yang terdiri atas calon batang beserta dengan calon daun. Kuncup yang terdapat pada tepi daun disebut dengan kuncup adventif daun atau tunas liar pada tepi daun. Adapun contoh tumbuhan ini adalah tanaman atau tumbuhan cocor bebek.

2. Perkembangbiakan Vegetatif Buatan.

Perkebangbiakan vegetatif buatan adalah perkembangbiakan tanaman yang terjadi atas bantuan manusia dan berikut ini terdapat beberapa aktifitas yang dapat dilakukan manusia untuk membantu proses perkembangbiakan vegetatif pada tumbuhan :

Cara Perkembangbiakan Vegetatif Tumbuhan Angiospermae
Cara Perkembangbiakan Vegetatif Tumbuhan Angiospermae
a. Pencangkokan (cangkok)

Pada Perkembangbiakan Vegetatif melalui pencangkokan, dapat dilakukan dengan mengupas kulit suatu batang tanaman berkayu yang kemudian dibalut dengan tanah dan dibungkus dengan sabut kelapa atau juga plastik, sehingga dapat tumbuh akar.

Apabila pada bagian kulit batang yang dikelupas telah tumbuh akar, maka batang tersebut dapat dipotong dan ditanam kembali pada tanah. Tanaman yang ditanam dengan melalui proses pencangkokan memiliki sifat seperti indukan dan berbuah dengan cepat. Meski demikian, sistem perakaran pada tanaman ini kurang kuat. Proses pencangkokan ini dapat dilakukan pada tanaman berkayu seperti mangga, rambutan, dan juga jeruk.

b. Merunduk.

Pada Perkembangbiakan Vegetatif dengan cara merunduk, dapat dilakukan dengan membenamkan tangkai ke tanah sehingga bagian yang tertanam dapat atau pada akhirnya akan tumbuh akar dan jika akar telah tumbuh maka tanaman dapat dipisahkan dari induknya. Proses Merunduk batang dapat dilakukan pada jenis tanaman yang memiliki batang yang panjang dan lentur seperti bunga alamanda.

c.  Setek.

Setek adalah cara perkembangbiakan vegetatif dengan memotong atau memisahkan dari induk suatu bagian dari tanaman yang kemudian ditanam untuk menghasilkan individu yang baru seperti jika hendak menanam ketela pohon dapat menggunakan batangnya atau akrab disebut dengan sistem setek batang.

Setek batang singkong dilakukan dengan mengambil batang singkongnya dan ditanam kembali, Tanaman sukun diperbanyak dengan menggunkan setek akar, tanaman cocor bebek diperbanyak dengan mnggunakan setek daun. Para petani juga melakukan setek pada tebu, rumput gajah, atau pakan ternak dan pohon seruni.

Demikian ulasan tersebut diatas, semoga bermanfaat dan terimakasih. Selain artikel di atas, terdapat pula artikel lain yang berkaitan lainnya yakni yang membahas mengenai Jenis Perkembangbiakan Generatif Tumbuhan Angiospermae.
Sumber : Buku Paket IPA, KEMENDIKBUD-RI_Jakarta,2018
Penulis : Siti Zubaidah, dkk
Pe-Review : Ida Rokhayati.

Advertisement 2

Perkembangbiakan Vegetatif Tumbuhan Angiospermae Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Edhokasilmu

0 komentar:

Posting Komentar