Tempat Berbagi dan Berbagai Pembelajaran

24 Oktober 2018

Australia: Letak Geografis,Iklim, Bentuk,Geologi, Keadaan Penduduk, Flora, Fauna

Australia: Letak Geografis,Iklim, Bentuk,Geologi, Keadaan Penduduk, Flora, Fauna. 

A. Letak Geografis Australia.

Australia terletak pada 113 derajat BT- 155 derajat BT dan 10 derajat LS- 43 derajat LS. Sebelah utara australia berbatasan dengan laut timor, laut arafuru, dan selat torres. Sebelah timur australia berbatasan samudra pasifik, laut tasman, dan laut coral. Sebelah selatan australia berbatasan dengan laut hindia. Sebelah barat berbatasan dengan samudra hindia.

Luas wilayah Australia yaitu 8.945.000 km persegi dengan lebar sekitar 3.200 km serta panjangnya yang mencapai 3.700 km. Hanya satu negara didalam satu benua menjadi keunikan tersendiri bagi australia dan membuat wilayahnya sangat luas, namun meskipun demikian, sekitar dua pertiga wilayahnya berupa gurun.

Australia: Letak Geografis,Iklim, Bentuk,Geologi, Keadaan Penduduk, Flora, Fauna
Australia: Letak Geografis,Iklim, Bentuk,Geologi, Keadaan Penduduk, Flora, Fauna
Di Negara Australia juga terdapat gunung tertinggi yakni puncak Mawson dengan ketinggian 2.745 meter dan bagian terendah dataran australia yaitu danau Eyre yaitu 15 meter dibawah permukaan laut. Terdapat juga sungai terpanjang yaitu sungai Murray sekitar 2.508 km serta danau terbesarnya yaitu danau Eyre sekitar 9.500 km persegi.

B. Iklim Australia.

Austalia memiliki iklim yang berpariasi sebab wilayahnya yang sangat luas dan berada pada tiga wilayah lintang, yaitu lintang tropis, subtropis, dan sedang. Wilayah Australia yang masuk kedalam lintang tropis berada pada 11 derajat LS - 23,5 derajat LS, lintang subtropis berada pada 23,5 derajat LS - 35 derajat LS, dan lintang sedang berada pada 35 derajat LS - 44 derajat LS. Dari arah tropis ke lintang sedang, suhu udaranya terus menurun.

Wilayah Australia yang berada pada lintang tropis memiliki suhu udara berkisar antara 21 derajat selsius - 27 derajat selsius dengan curah hujan yang khususnya pada pantai jauh lebih besar dibandingkan dengan daerah pedalaman yakni 1000 - 1.500 mm.

Pada kawasan subtropis suhu tahunan rata - rata 16 derajat selsius dan 21 derajat selsius dengan curah hujan antara 500 - 1.500 mm/pertahunnya, sedangkan pada kawasan yang beriklim sedang dan lembab, suhu tahunanya berkisar antara 10 derajat selsius hingga 16 derajat selsius. Curah hujannya berveriasi yang umumnya antara 250 - 1000 mm/tahun.

Selain dari ketiga iklim diatas, juga terdapat iklim padang pasir dengan curah hujan yang sangat rendah dibagian pedalamannya sehingga terdapat gurun pasir yang sangat luas. Curah hujan pada wilayah ini kurang dari 250 mm/tahun bahkan terkadang tidak hujan sama sekali selama beberapa tahun dengan suhunya yang berkisar antara 16 derajat sesius - 27 derajat selsius.

C. Bentuk Muka Bumi Australia.

Australia memiliki empat jenis bentuk muka bumi yaitu dataran pantai, dataran tinggi timur, dataran rendah tengah, dan plato.

Dataran pantai terdapat pada bagian timur Australia yang memanjang dari wilayah Queensland hingga Victoria yang merupakan salah satu wilayah terpadat di Negeri Australia.

Dataran tinggi timur atau disebut juga dengan The Great Dividing Range terletak pada bagian timur Australia yang memanjang sejauh 3.500 km dari Cape York Peninsula hingga Tasmania. Wilayah tersebut terdiri atas lembah atau pula lembah curam, meski demikian wilayah tersebut merupakan wilayah yang tersubur di Australia.

Dataran rendah tengah memiliki ciri datar dengan ketinggian sekitar 200 meter di atas permukaan laut yang terdiri atas batuan tua, kering, dan panas dengan kontur gurun dan semi gurun yang meliputi 1/4 bagian dari benua Australia.

Plato di bagian barat Australia mencakup 1/3 luas benua Australia dengan kondisi iklimnya yang kering dan juga semi kering serta tersusun oleh batuan beku purba dan juga batuan metamorf.

D. Keadaan Geologi Australia.

Australia memiliki sejumlah potensi sumber daya alam seperti minyak dan gas, bauksit, batu bara, biji besi, intan, aluminum, tembaga, emas, mangan, lithium, bijih mangan, posfat, nikel, vanadium, zinc, perak, dan uranium.

Australia merupakan penghasil batu terbesar ke dua setelah Guinea serta urutan ke lima di dunia sebagai produsen aluminum. Batu bara hitam Australia menempati peringkat kelima dunia setelah Amerika Serikat, Rusia, China, dan India. Australia juga mempunyai emas terbesar dunia.

E. Flora dan Fauna Australia.

Letak geografis Australia yang terisolasi membuat negara ini memiliki keunikan flora dan fauna didalamnya dimana sekitar 80% dari tanaman bunga, mamalia, reptil, dan katak adalah khas Australia.

Pada umumnya, vegetasi yang sering di temui di Australia ialah vegetasi yang sudah beradaptasi dengan kondisi kering. Adapun vegetasi yang dominan adalah rumput Hummock yang pada umumnya berada di wilayah Australia bagian barat, selatan, dan utara. Pada bagian Australia Timur, hutan eukalipus lebih umum untuk di jumpai serta dibagian barat dapat dijumpai pula hutan akasia dan semak berlukar.

Terdapat lebih dari 378 spesies mamalia, 828 spesies burung, 300 kadal, 140 ular, dan 2 spesies buaya dan diantara beberapa spesies tersebut yang paling terkenal sebagai aikon negara tersebut ialah kangguru, wallabi, koala, dan tasmanian devil. Selain itu juga terdapat fauna asli seperti dingo, platypus, currawong, angsa hitam, kookaburra, dan lybrid. Fauna lainnya yakni ular berbisa yang paling mematikan didunia. 21 dari 25 jenis ular Australia merupakan ular paling mematikan.

Selain keanekaragaman hayati darat, juga terdapat keanekaragaman hayati di lautnya yang terdiri 4000 jenis ikan sebab Australia memiliki terumbu karang terbesar didunia yang diberi nama Great Barrier Reef. di antara 4000 jenis ikan tersebut beberapa diantaranya adalah hiu putih, hiu paus raksasa, dan juga ubur-ubur kotak yang merupakan binatang air paling berbisa didunia.

F. Kondisi Penduduk Australia.

Jumlah penduduk Australia mencapai 23,9 juta jiwa (WPDS,2015) dengan angka pertumbuhan hingga  1.15%. Jumlah penduduk  tersebut masih relatif kecil jika dibandingkan dengan luas benua Australia. kepadatan penduduknya hanya 3,1 orang/km persegi dan 89% penduduknya tinggal di daerah perkotaan.

Penduduk asli Australia yaitu suku Aborigin dan lainnya adalah pendatang dari berbagai negara dan benua yang rata-rata ada sekitar 393 imigran perhari mengunjungi Australia. Struktur penduduknya berdasarkan usia menunjukkan bahwa 18,3% penduduknya berada di bawah usia 15 tahun, 67,7% berusia 15-64 tahun dan 14% berusia 65 tahun keatas. dari data tersebut diatas, menunjukkan bahwa angka ketergantungannya sebesar 20,7%.

Ribuan tahun sebelum kedatangan bangsa eropa, suku aborigin telah hidup di australia di sepanjang pelabuhan foreshores, dan  sydney utara. Di tahun 1788 jumlah suku aborigin mencapai 750.000 jiwa.

James Cook yang datang tahun 1770 mengabaikan penduduk asli dengan menyatakan bahwa benua Australia tidak berpenghuni, sehingga berdatangna para pendatang dari Inggris yang juga membawa berbagai penyakit, merusak lingkungan, sehingga suku aborigin menderita kelaparan dan semakin tersisih oleh para pendatang.

Demikian penjelasan di atas, semoga bermanfaat dan Terimakasih.
Sumber : Kemendikbud-RI_Jakarta,2018
Penulis : Iwan Setiawan, dkk.
Penelaah : Baha Uddin,dkk.
Pereview : Mulyana.

Advertisement by Google 2

Australia: Letak Geografis,Iklim, Bentuk,Geologi, Keadaan Penduduk, Flora, Fauna Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Edhokasilmu

0 komentar:

Posting Komentar