Tempat Berbagi Dalam Berbagai Ilmu Pengetahuan

March 20, 2019

Pengertian Desain Grafis dan Proses Merancang Desain Grafis

Pengertian dan Proses Desain Grafis

Didunia medern saat ini, Media cetak juga telah mengalami perkembangan yang sangat pesat yang dibuktikan dengan banyaknya media cetak yang bermunculan seperti koran, tabloid, majalah, buletin, dan buku-buku yang tentunya produksi dari media ini adlaah hasil kontribusi tenaga ahli profesional, yang salah satunya para Desainer Grafis.

Seorang desainer grafis harus memiliki keahlian yang baik dikarenakan kebutuhan hasil cetak yang harus sesuai dengan deadline. Penguasaan aplikasi desktop publising juga tentu menjadi syarat utama yang harus dikuasai sebab seorang desainer harus betul-betul memahami setiap unsur-unsur yang terdapat pembuatan suatu media cetak.

Artikel Singkat Tentang Desain Grafis
Artikel Singkat Tentang Desain Grafis
Sebelum mendisain, seorang desainer harus terlebih dahulu mendiskusikan konsep desain yang hendak di buatnya hal ini dikarenakan dalam sebuah desain grafis harus menerapan elemen dan prinsip desain dalam produksi suatu karya visual. Teradapat beberapa prinsip yang harus diterapkan dalam desain khususnya desain grafis sebuah media cetak, yaitu prinsip kesederhanaan, keseimbangan, kesatuan, penekanan, dan irama dengan elemen pendukung lainnya yang meliputi garis, bentuk, ruang, tekstur, dan warna.

Apakah Desain Grafis Itu ?

Desain Grafis adalah salah satu bentuk dari seni lukis (gambar) terapan yang memberikan kebebasan kepada desainer (perancang) untuk memilih, menciptakan , atau mengatur elemen rupa, seperti ilustrasi, foto, tulisan, dan garis di atas suatu permuakaan dengan tujuan untuk diproduksi di komunikasikan sebagai sebuah pesan.

Menurut Danton Sihombing, Desain Grafis mempekerjakan berbagia elemen, seperti marka, simbol, uraian verbal yang divisualisasi lewat tipografi dan gambar, baik dengan teknik fotografi, maupun ilustrasi. Elemen tersebut diterapkan dalam dua fungsi, yaitu sebagai perangkat visual dan perangkat komunikasi.

Menurut Suyanto, Desain Grafis didefinisikan sebagai aplikasi dari keterampilan seni dan komunikasi untuk kebutuhan bisnis dan industri. Aplikasi ini dapat meliputi periklanan dan penjualan prduk, menciptakan identitas visual untuk industri, produk, dan perusahaan, lingkungan grafis, serta desain informasi yang secara visual menyempurnakan pesannya dalam bentuk publikasi.

Mempelajari desain grafis tidaklah sama dengan mempelajari ilmu teknis seperti menggunakan program aplikasi komputer. Desain Grafis merupakan suatu masalah cita rasa keindahan yang diwujudkan dalam bentuk visual. Dalam dunia pendidikan, secara umum melibatkan dua sumber informasi penting yang diperoleh dari interaksi antara sesama manusia dan media informasi yang bukan manusia seperti media cetak dan audio-visual.

Media audio-visual ini dapat sangat membantu peralihan informasi terhadap hal yang sifatnya objektif meski pada dasarnya manusia tetap dibutuhkan untuk hal-hal yang subjektif, seperti pengenalan nilai-nilai pada masyarakat.

Dengan adanya alat bantu komputer yang perkembangannya semakin canggih, kesempatan untuk bermain dan mencoba menambah ilmu infomasi semakin besar. Hal ini tentunya bukan tanpa tantangan  dan kesulitan. Dibutuhkan waktu bertahun-tahun untuk dapat bekerja secara leluasa dengan menggunakan komputer sebab seseorang harus menguasai cara kerja, teknik pengoprasian, serta wawasan tentang kelebihan dan kekurangan perangkat lunak yang hendak digunakan.

Bagaimana Proses Perancangan Desain Grafis ?

Unsur-unsur yang terdapat didalam pembuatan  suatu media cetak harus betul-betul difahami seorang desainer dengan cara mendiskusikannya terlebih dahulu konsep desain yang hendak dibuatnya. Secara umum. proses perancangan digambarkan dalam beberapa proses berikut :

  • Konsep,
  • Media,
  • Ide, 
  • Data,
  • Visualisasi, dan 
  • Produksi.
a. Konsep.

Konsep adalah hasil kerja berupa pemikiran yang menentukan tujuan, kelayakan, dan segmen yang akan ditinjau.

b. Media.

Agar kriteria yang dituju tercapai maka diperlukan suatu media yang cocok dan efektif untuk mencapai tujuan seperti media cetak atau media elektronik. Sebelum merancang desain grafis, terlebih dahulu kita menentukan ukuran aera kerja, apakah berukuran A4, folio, landscape, atau protraid. Hal ini merupakan pondasi awal yang harus ditentukan.

c. Ide.

Untuk mendapatkan suatu ide maka terlebih dahulu dilakukan studi banding, literatur, dan wawasan yang luas dengan tujuan agar suatu desain dapat lebih efektif diterima oleh audience dan membangkitkan kesan tertentu yang sulit dilupakan.

d. Data.

Data yang berupa teks atau gambar terlebih dahulu dipilih dan diseleksi dengan menilai penting atau tidak begitu pentingnya sehingga dapat ditampilkan lebih kecil, samar, atau dihilangkan. Data dapat berupa informasi atau data estetis. 

Data Informatif dapat berupa foto teks atau judul. Adapun data estetis dapat berupa background, efek grafis, frame, dan bidang. Desainer bertugas menggabungkan kedua data tersebut agar nampak menjadi satu kesatuan yang utuh sebab tujuan desainer grafis adalah mengimunikasikan kerya secara visual.

e. Visualisasi.

Setelah segala bentuk dari aspek-aspek dirundingkan, maka tahapan selanjudnya yaitu penentuan visualisasi yang dapat dilakukan dengan menentukan pemilihan warna ataupun setting (layout) suatu media. Warna dapat dipilih melalui konsep analisis dan strategi yang telah ditentukan sebelumnya. Jika konsep analisis dan strategi tersebut sudah ditentukan, pekerjaan yang hendak untuk anda lakukan akan lebih mudah dan lebih terarah.  

Layout adalah usaha untuk menyusun dan menata desain grafis, seperti teks dan gambar menjadi media komunikasi yang efektif. Pekerjaan layout memerlukan suatu kaidah, seperti proporsi, keseimbangan, kesatuan, focus, dan kontraks, serta irama.

f. Produksi.

Setelah proses mendesain telah selesai, maka sebaiknya terlebih dahulu di-proof agar tidak terjadi kesalahan. jika tidak ada kesalahan, desain-pun siap untuk diproduksi sebanyak kebutuhan.

Demikian penjelasan tentang Artikel Singkat Tentang Desain Grafis tersebut diatas, semoga bermanfaat dan terimaksih.

Advertisement 2

Pengertian Desain Grafis dan Proses Merancang Desain Grafis Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Edhokasilmu

0 komentar:

Post a Comment

Mohon Saran dan Masukan yang Relefan untuk Blog ini pada kolom komentar. Terimakasih